Rumor Transfer: Inter Buru Aubameyang untuk Gantikan Lautaro Martinez

Kompetisi sepak bola tengah ditunda akibat pandemi corona dan itu artinya bursa transfer bisa jadi tidak akan berlangsung seperti sebelum-sebelumnya. Kendati demikian, Internazionale Milano sudah ambil ancang-ancang menghadapi itu.
Skenario terburuk bagi Inter di bursa transfer mendatang adalah kehilangan striker Argentina, Lautaro Martinez. Sudah bukan rahasia kalau Martinez merupakan buruan Barcelona. Eks pemain Racing Club itu diplot untuk menggantikan Luis Suarez yang sudah uzur dan makin rawan cedera.
Usia Martinez masih muda, masih 22 tahun, tetapi sudah berhasil menunjukkan bahwa dirinya patut masuk jajaran striker elite Eropa. Musim ini, Martinez sudah mengemas 16 gol bagi Inter di Serie A dan Liga Champions.
Barcelona sebenarnya sudah berniat memboyong Martinez pada Januari lalu. Akan tetapi, mereka tidak bisa memenuhi permintaan Inter soal biaya transfer. Harga Martinez sendiri ada di kisaran 111 juta euro, sementara anggaran transfer Barcelona ketika itu tak sampai 60 juta euro.
Namun, menghadapi musim baru nanti, Barcelona akan mendapatkan suntikan dana lagi dan, diduga kuat, sebagian dari uang itu bakal mereka gunakan untuk merekrut Martinez.
Inter sepertinya tahu kalau godaan Barcelona akan sulit ditahan oleh Martinez. Itulah mengapa mereka sudah pasang kuda-kuda untuk mengantisipasi kepergian sang penyerang.
Tak tanggung-tanggung, menurut laporan La Gazzetta dello Sport, Inter berencana mendatangkan dua striker sekaligus dari Premier League: Pierre-Emerick Aubameyang dan Olivier Giroud.
Untuk Giroud, pemain satu ini sebetulnya sudah hampir bergabung dengan Nerazzurri pada Januari lalu. Namun, transfernya entah mengapa urung terwujud dan dia pun kini masih bertahan bersama Chelsea.
Kontrak Giroud di Chelsea sendiri akan habis pada akhir musim 2019/20 dan itu berarti Inter bisa mendatangkannya dengan status bebas transfer. Akan tetapi, mereka harus bersaing dengan Lazio untuk mendapatkan striker Prancis itu.
Aubameyang, sementara itu, kontraknya akan habis pada akhir musim 2020/21 dan sampai sekarang dia belum menandatangani kontrak baru. Gazzetta mengatakan bahwa Arsenal bisa menjual pemain asal Gabon itu supaya tidak kehilangan dirinya secara cuma-cuma.
Dengan mengincar Aubameyang dan Giroud, Inter dikabarkan bakal mengembalikan Alexis Sanchez ke Manchester United. Maklum saja, pemain asal Cile itu memang kurang bersinar dengan catatan 1 gol dari 16 penampilan.
Lepas Godin, Gaet Kumbulla?
Perubahan tidak hanya terjadi di sektor penyerang. Di lini belakang pun Inter kabarnya bakal melakukan pembenahan. Diego Godin yang baru datang awal musim ini bisa jadi akan dilepas karena tidak tampil memuaskan.
Godin datang dari Atletico Madrid dengan reputasi menterang tetapi dia kesulitan bersama Inter. Mulanya, Godin sempat absen di awal musim karena cedera. Setelah bermain reguler pun dia tidak kunjung bisa meyakinkan pelatih Antonio Conte.
Belakangan, posisi Godin di lini belakang telah menjadi milik bek muda Alessandro Bastoni. Bahkan, pemain yang musim lalu dipinjamkan ke Parma itu sudah dipercaya Conte turun di laga sebesar Derby d'Italia.
Nah, jika Godin betul-betul dilepas, Inter kabarnya bakal menggaet bek muda asal Albania, Marash Kumbulla, yang saat ini memperkuat Hellas Verona. Kabar ini disampaikan oleh Corriere dello Sport.
Kumbulla sendiri baru berusia 20 tahun tetapi dia sudah tampil cukup mengesankan di Serie A musim ini. Fakta bahwa Verona bisa bertengger di urutan delapan tak bisa dilepaskan dari kontribusinya.
Kumbulla sudah tampil 18 kali di Serie A musim ini. Per laganya, dia sanggup menorehkan 1,8 tekel, 1,5 intersep, 2,9 sapuan, dan 1 blok. Selain itu, satu gol juga sudah bisa dia kemas.
Jika ini sampai terjadi, artinya Bastoni dan Kumbulla akan benar-benar diadu oleh Conte untuk memperebutkan tempat sebagai bek tengah yang beroperasi di sisi kiri.
Inter sendiri bermain dengan pakem 3-5-2 dan dua posisi di lini belakang sudah dipastikan jadi milik Milan Skriniar dan Stefan de Vrij. Skriniar beroperasi di kanan, sementara De Vrij di tengah.
