Kumparan Logo
Sadio Mane (C)
Sadio Mane berdoa kepada Allah SWT sebelum pertandingan melawan Tottenham Hotspur.

Sadio Mane Tak Mengapa Jika Liverpool Gagal Juara Liga karena Pandemi Corona

kumparanBOLAverified-green

comment
31
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Pemain Liverpool Sadio Mane merayakan golnya di Anfield. Foto: Reuters/Carl Recine
zoom-in-whitePerbesar
Pemain Liverpool Sadio Mane merayakan golnya di Anfield. Foto: Reuters/Carl Recine

Liverpool hanya perlu dua kemenangan lagi untuk menjuarai Premier League musim ini. Namun, skenario tersebut bisa saja gagal terwujud karena ada wacana untuk menghentikan kompetisi musim ini akibat pandemi virus corona.

Saat ini, angka kasus virus corona di Britania Raya telah melewati angka 1 juta dan 82.421 pasien dinyatakan meninggal dunia.

Sadio Mane sadar soal ini, dan inilah yang membikin penyerang andalan Liverpool itu menerima jika timnya gagal menjadi kampiun Premier League oleh sebab yang bersifat force majeure.

"Saya mencintai pekerjaan saya dan sepak bola. Tentu, saya ingin menang dan meraih trofi. Tapi, dengan situasi yang terjadi saat ini, saya bisa menerima apa pun yang terjadi nanti," ungkap Mane kepada TalkSPORT.

"Tak menjuarai liga pasti berat buat Liverpool. Tapi, virus corona ini lebih menyengsarakan manusia di dunia. Beberapa orang harus kehilangan anggota keluarga mereka dan situasi ini sungguh pelik."

Sadio Mane berdoa kepada Allah SWT sebelum pertandingan melawan Tottenham Hotspur. Foto: Reuters/Jason Cairnduff

"Menjuarai Premier League itu mimpi saya dan saya mau itu terjadi di musim ini. Tapi, dalam hidup, ada banyak harapan yang gagal terwujud dan itu biasa. Jika tak musim ini, saya harap kami bisa memenanginya musim depan," imbuh penyerang dari Senegal itu.

Sebelum Premier League dihentikan sementara, Liverpool berada di peringkat pertama dan mengoleksi 82 poin. Lalu Manchester City di posisi kedua dan tertinggal 25 poin.

Dengan menyisakan 9 laga lagi di musim ini, dua kemenangan sudah cukup buat Liverpool untuk menyudahi puasa titel Liga Inggris mereka yang telah berjalan 30 tahun. Namun, karena virus corona, nasib Liverpool menyoal ini menjadi pelik.

Saat ini, pihak Premier League berencana untuk menyelesaikan musim ini paling lambat pada 12 Juli mendatang. Keinginan ini merupakan cara pihak Premier League untuk lepas dari potensi kerugian sebesar 762 juta poundsterling (sekitar Rp15 triliun).

Bola resmi Premier League 2019-20. Foto: Phil Noble/REUTERS

Jika kompetisi musim ini urung selesai, Premier League harus mengembalikan uang dengan jumlah tersebut ke pemegang hak siar. Sebab, dengan berhentinya liga, mereka terus kehilangan pemasukan dari iklan dan subscriber.

===

Ayo, ikutan Home of Premier League dan menangi uang tunai Rp50.000.000. Buruan daftar di sini.

collection embed figure

===

kumparanDerma membuka campaign crowdfunding untuk bantu pencegahan penyebaran corona virus. Yuk, bantu donasi sekarang!