Serie A Bisa Kembali Aktif Mulai 3 Mei?

Ada titik cerah soal nasib Serie A musim 2019/20. Kemungkinan besar kompetisi paling elite se-Italia itu bakal kembali bergulir pada awal bulan depan.
Hal ini terkait dengan penurunan jumlah kematian akibat COVID-19 di Italia. Menyitat data Worldometers, jumlah kematian di sana menyentuh 542 pada Rabu (8/4/2020). Sebagai pembanding, fatality rate tersebut mengalami penurunan dibanding sepekan sebelumnya yang mencapai angka 837.
Perdana Menteri Italia Giuseppe Conte memang belum mengizinkan adanya interaksi sosial di tempat publik. Conte memperpanjang kebijakan lockdown hingga 3 Mei mendatang.
"Kami belum dalam kondisi yang tepat untuk membuka bisnis, karena itu berisiko membuang semua hasil baik yang kami capai (selama lockdown). Kami sudah mengerjakan Tahap 2, jadi kami akan melakukan pembicaraan lebih dulu dengan para pakar kesehatan," kata Conte dilansir Football Italia.
Di sisi lain, kebijakan pemerintah itu tak menutup kans klub-klub Serie A untuk melakoni latihan lebih cepat. Sebagaimana dilaporkan Sky Sports Italia, klub-klub nantinya akan mulai melakoni latihan terpisah per akhir April.
FIGC juga tengah menyusun protokol untuk klub dan staf medis demi mempercepat bergulirnya kompetisi. Itu meliputi pengecekan paru-paru serta tekanan darah para personel tim. Dengan persiapan seperti ini, klub-klub Serie A nantinya bakal siap berkompetisi tak lama setelah kebijakan lockdown dicabut.
Klub-klub Serie A bisa mencontoh Bundesliga yang sudah lebih dulu menggelar sesi latihan tim pada awal pekan ini. Beberapa kontestan Bundesliga, termasuk Bayern Muenchen, telah melakukan latihan perdananya sejak kompetisi Bundesliga ditangguhkan tengah bulan lalu. Meski mereka tetap menerapkan standar keamanan demi menekan penyebaran virus corona.
Bayern misalnya, menerapkan physical distancing pada para pemainnya. Jerome Boateng cs. wajib menjaga jarak dari satu setengah sampai dua meter. Selain itu, pihak Bayern juga mensterilkan area sekitar tempat latihan dari penonton.
---
kumparanDerma membuka campaign crowdfunding untuk bantu pencegahan penyebaran corona virus. Yuk, bantu donasi sekarang!
