Shaqiri yang Akan Menguntungkan Liverpool

Kegagalan Liverpool mendapatkan trofi pada musim lalu membuat mereka berbenah. Bursa transfer musim panas kali ini dimanfaatkan betul oleh finalis Liga champions musim 2017/18 itu untuk berbelanja.
The Reds sudah dipastikan akan diperkuat Naby Keita dan Fabinho musim depan. Namun, kedatangan dua pemain tersebut dirasa belum cukup menambah kedalaman skuat dari Liverpool.
Pada beberapa posisi, Liverpool masih butuh penguatan. Sektor penjaga gawang, misalnya, penampilan Loris Karius dan Simon Mignolet yang mengecewakan membuat Liverpool terus berburu penjaga gawang. Selain itu, di posisi lini depan Liverpool juga butuh pelapis.
Manajer Liverpool, Juergen Klopp, tentu tak bisa terus menerus bergantung kepada trio Mohamed Salah, Roberto Firmino, dan Sadio Mane. Ketiga pemain itu memang menjadi sumber gol bagi Liverpool. Akan tetapi, ketiganya butuh pelapis yang juga sepadan. Kejadian di final Liga Champions kala menghadapi Real Madrid tentu tak mau terulang.
Ya, ketika itu Liverpool harus kehilangan Salah akibat cedera di menit ke-31. Pemain asal Mesir itu diganti oleh Adam Lallana. Namun, keluarnya Salah membuat penampilan Liverpool malah menurun. Intensitas pressing serta ancaman ke gawang Madrid menjadi berkurang. Lallana tak bisa berperan dengan baik di lini depan layaknya Salah.
Selain itu, Lallana tidak secepat Salah. Andaikan Liverpool ingin melakukan serangan balik, Lallana tidak bisa diutilisasi sebaik Salah.
Saat tertinggal oleh Madrid, Liverpool pun seperti tak punya pemain lain untuk memecah kebuntuan. Hanya ada nama Dominic Solanke yang berposisi sebagai penyerang di bangku cadangan. Namun, Klopp seperti tak percaya kepada mantan pemain Chelsea itu. Solanke pun tak diberikan kesempatan untuk merumput dalam pada final 28 Mei lalu.
Stok yang tipis di lini depan membuat Liverpool memburu pemain bernaluri menyerang di bursa transfer musim panas ini. Nama Nabil Fekir santer dikabarkan akan merapat ke Anfield Stadium. Selain Fekir, ada pula Xherdan Shaqiri yang ikut dikait-kaitkan.
Peluang Liverpool untuk mendaratkan Shaqiri terbuka lebar. Pasalnya, Stoke City --tim yang dibela Shaqiri-- terdegradasi dan akan bermain di divisi Championship musim depan. Hal itu tentu membuat Shaqiri akan berpikir ulang perihal masa depannya.
Tidak hanya itu, Shaqiri memiliki harga yang lebih terjangkau. Dilansir The Guardian, release clause dari Shaqiri hanya sebesar 13 juta poundsterling. Selain tak terlalu mahal, Shaqiri juga memiliki beberapa kemampuan yang menguntungkan Liverpool.
Sudah berpengalaman di Premier League bisa menjadi nilai tambah untuk pemain asal Swiss ini. Terlebih, Shaqiri juga tampil ciamik untuk Stoke di musim 2017/18.
Dalam ajang Premier League, Shaqiri sukses membuat 8 gol dan 7 assist dalam 36 penampilannya. Shaqiri juga punya beberapa catatan yang bahkan lebih baik dari Salah, Mane, dan Firmino.

Catatan umpan kunci dan kreasi peluang Shaqiri yakni sebesar 68 dan 75. Unggul dari Salah yang hanya membuat 50 umpan kunci dan 59 kali penciptaan peluang. Shaqiri juga punya dribel dan kecepatan yang tak kalah baiknya dengan trio lini depan Liverpool.
Bicara pengalaman, pemain berusia 26 tahun juga memilikinya. Ya, Shaqiri sempat bermain dengan tim kuat seperti Bayern Muenchen dan Inter Milan semasa kariernya. Satu gelar Liga Champions pun berhasil Shaqiri dapatkan pada musim 2012/13 bersama Bayern.
Dengan segudang catatan baik dari Shaqiri, sangat menguntungkan bukan bila The Reds mendatangkan pemain berkaki kidal ini?
