Stadion GBT Siap Gelar Piala Dunia U-17 tapi Toilet & Parkir Masih Jadi PR

19 September 2023 10:46
·
waktu baca 3 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Kiri-ke-kanan: Ketum PSSI, Erick Thohir; Direktur Utama PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI), Hery Gunardi; Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi; Wakil Ketua Umum PSSI, Zainudin Amali; dan Anggota Exco PSSI, Arya Sinulingga; di Stadion GBT, 6 Juni 2023. Foto: Dok BSI
ADVERTISEMENT
Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, memastikan Stadion Gelora Bung Tomo (GBT) sudah siap menggelar laga-laga Piala Dunia U-17 2023. Namun, masih ada beberapa hal yang menjadi fokus perbaikan.
ADVERTISEMENT
Eri salah satunya menyoroti akses jalan masuk ke area parkir Stadion GBT. Ia ingin akses untuk kendaraan roda empat bisa lebih memadai.
"Kami memastikan [Stadion] GBT siap digunakan sebagai tempat pertandingan Piala Dunia U-17," kata Wali Kota Eri saat melakukan inspeksi di Stadion GBT, Senin (18/9), dikutip dari Antara.
"[Untuk area parkir] dibuat langsam semuanya, jadi biar mobil masuk, tidak agak miring begitu, ya. Karena agak tinggi, ketika mobilnya sedan pasti agak manuver berbelok atau nyanggrok [gesrek], ini yang saya evaluasi," lanjutnya.
Stadion Gelora Bung Tomo (GBT) Surabaya. Foto: Diskominfo Surabaya
Selain itu, Eri juga meminta kepada jajarannya di Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya untuk segera memperbaiki fasilitas toilet yang ada di Stadion GBT, baik itu penerangan, kualitas air, hingga kebersihannya. Ia pun memastikan, setiap pintu masuk juga harus diterangi lampu dan tersedia musala.
ADVERTISEMENT
"Ada fasilitasnya semua, cuma kurang sreg [pas]. Misal, ada toilet tapi lampunya kurang terang. Fasilitasnya ada semua, tapi saya ingin lebih dari standar yang sudah ditetapkan," katanya.
Selain penerangan di setiap pintu masuk penonton, Eri juga ingin tanaman di sekitar Stadion GBT ditata ulang agar tampak rapi dan nyaman. Menurutnya saat melakukan sidak, ada sebagian tanaman yang terlihat kurang rapi di pagar Stadion GBT.
"Tanaman-tanaman di pintu masuk ditata ulang sehingga nyaman dan rapi. Tadi saya juga meminta agar bagian yang mulai pecah diratakan ulang. Ketika pertandingan Indonesia digelar di Surabaya, pasti jumlah penontonnya akan banyak, maka dari itu kami harus menyambut agar merasa nyaman di GBT," ujarnya.
Pemain Timnas Indonesia Marc Anthony Klok berusaha melewati pemain bola Timnas Turkmenistan Annagulyyev Guychmyrat saat pertandingan persahabatan FIFA Matchday di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Jawa Timur, Jumat (8/9/2023). Foto: Moch Asim/ANTARA FOTO
Perbaikan-perbaikan minor tersebut dipastikan selesai pada pekan kedua Oktober. Selanjutnya, pemkot akan menyiapkan jalan alternatif menuju Stadion GBT, ada yang bisa langsung melalui jalan tol dan ada pula yang melalui akses jalan umum lain.
ADVERTISEMENT
"Akan ada rekayasa lalu lintas dengan Dishub, terkait semua transportasi yang menuju ke GBT," katanya.
Sementara itu, Kepala Dinas Kebudayaan, Kepemudaan dan Olahraga serta Pariwisata (Disbudporapar) Kota Surabaya, Wiwiek Widayati, menyampaikan bahwa beberapa perbaikan akan dilakukan di Stadion GBT, di antaranya toilet di area tribune penonton. Sejauh ini, belum ada rekomendasi perbaikan khusus dari FIFA.
"Di tribune penonton kai rapikan juga, ada penggantian [fasilitas] di toilet, jadi sementara itu yang dilakukan. Parkiran itu juga sedang diaspal untuk perbaikan sedikit," kata Wiwiek.
"Sejauh ini belum ada rekomendasi dari FIFA, lapangan lebih-lebih juga sudah aman," ucapnya.
Ia menambahkan, fasilitas lapangan yang akan digunakan untuk tempat latihan ofisial tetap sama seperti turnamen-turnamen sebelumnya yakni lapangan A dan C di Stadion GBT, Lapangan Thor (Gelora Pancasila) serta Gelora 10 November.
ADVERTISEMENT