Kumparan Logo

Sumardji Ngaku Sering Hubungi Timur Kapadze, Kagum dengan Prestasi Uzbekistan

kumparanBOLAverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Pelatih kepala Uzbekistan, Timur Kapadze. Foto: Karim Jaafar/AFP
zoom-in-whitePerbesar
Pelatih kepala Uzbekistan, Timur Kapadze. Foto: Karim Jaafar/AFP

Timur Kapadze masih erat dikaitkan menjadi pelatih Timnas Indonesia. Namun, belum ada kepastian dari PSSI hingga sekarang. Akan tetapi, Sumardji selaku Ketua BTN tidak menampik bahwa dirinya pernah berkomunikasi dengan pelatih asal Uzbekistan itu.

Beberapa waktu lalu, Timur Kapadze mengaku telah dihubungi oleh Sumardji. Kini, Sumardji menjelaskan soal pembicaraan mereka.

"Saya berbicara dengan Timur karena ada ketertarikan dari beberapa saya sering membaca CV-nya dia dan saya sering mengikuti itu. Satu, ini kenapa ya Uzbekistan kok bisa bagus? Itu makanya saya tertarik sekali nih," terang Sumardji kepada wartawan di Jakarta, Rabu (26/11).

"Kenapa? ini sama-sama dari Asia. Makanya saya baca terus itu perjalanan dia, saya baca sampai kebetulan ada yang selama ini selalu bersama-sama saya, kalau saya ke Uzbekistan dan selalu jadi translatornya gitu sama si Timur itu, selalu kita ini saya tanya, saya sampai tanya detail, 'Itu bagaimana sih caranya Uzbekistan dalam 3 tahun setengah, dari tahun pertama, tahun kedua, tahun ketiga itu detailnya, saya tanya kenapa? Bukan untuk apa? Saya ini sangat tertarik gitu loh ini kok bagus ya?" tambahnya.

Ketua Badan Tim Nasional PSSI Sumardji menyampaikan keterangan pers terkait perkembangan sepak bola Indonesia di GBK Arena, Jakarta, Kamis (20/11/2025). Foto: Fauzan/ANTARA FOTO

Sumardji juga menyadari bahwa prestasi Uzbekistan juga terlihat pada Timnas level kelompok usia. Ia juga berharap Indonesia bisa seperti itu.

"Menurut saya ini, menurut saya kok bagus. Kenapa bagus? Karena saya lihat ini dari U-19 kok dia bisa prestasi ya. Sampai dengan U-23, sampai kemarin kalau nggak salah seniornya, ini ketertarikan pribadi saya loh ya. Sekali lagi loh ya, makanya saya tertarik dengan tertarik itu saya mencoba nomor teleponnya berapa," ucap Sumardji.

"Makanya saya beberapa kali telepon, video call, pernah juga zoom sama Timur. Jadi artinya saya membangun komunikasi ini, komunikasi teman ya, bicara sepak bola, yang senang dengan sepak bola."

"Yang kedua, dia menyampaikan kepada saya, 'Pak Mardji saya senang, orang Indonesia itu hobi bola semua gitu'. Jadi ya itulah, cuma gitu-gitu aja, gak ada keseriusan, saya pun juga gak bicara lain. lain, karena cuma saya nanya, saya 'kenapa sih kok kamu kok bisa prestasi? caramu bagaimana?', kan saya di BTN kan wajib dong, supaya saya dapat ilmu," tandasnya.