Kumparan Logo

Sumardji soal Kontroversi Wasit Nasrullo Kabirov: Seperti Sudah 'Dipesan'

kumparanBOLAverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Pemain Timnas U-23 Indonesia Muhammad Ferarri berebut bola dengan pemain Timnas U-23 Qatar pada pertandingan Grup A Piala Asia U-23 di Jassim Bin Hamad Stadium, Qatar, Senin (15/4/2024). Foto: PSSI
zoom-in-whitePerbesar
Pemain Timnas U-23 Indonesia Muhammad Ferarri berebut bola dengan pemain Timnas U-23 Qatar pada pertandingan Grup A Piala Asia U-23 di Jassim Bin Hamad Stadium, Qatar, Senin (15/4/2024). Foto: PSSI

Ketua Badan Tim Nasional (BTN) yang juga merupakan anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI, Sumardji, menilai ada yang janggal saat Indonesia menghadapi Qatar di Piala Asia U-23, Senin (15/4) malam. Ia menyebut, kemenangan tuan rumah terasa seperti sudah 'dipesan'.

Di pertandingan tersebut, Timnas U-23 Indonesia kalah dengan skor 0-2. Skuad 'Garuda Muda' juga diganjar penalti plus dua kartu merah untuk Ivar Jenner dan Ramadhan Sananta. Sumardji menyoroti kinerja wasit utama, Nasrullo Kabirov.

Beberapa keputusan kontroversial [wasit Nasrullo Kabirov] dan kecenderungan dibuat mengada-ada dan sepertinya sudah ada 'pesan sponsor'. Pesannya penalti dan kartu merah,'' kata Sumardji di Doha, Qatar, Selasa (16/4).

''Wasit yang menjalankan tugas semalam itu adalah wasit yang tidak profesional, tidak bisa menjalankan tugas dengan baik. Dan kecenderungannya kelihatan sangat mencolok berpihak pada tuan rumah alias Qatar,'' tegasnya.

Ketua Badan Tim Nasional, Sumardji (tengah). Foto: kumparan

Sumardji juga menilai bahwa kepemimpinan buruk dari wasit Nasrullo Kabirov bisa mencoreng nama baik AFC. PSSI juga melayangkan protes ke AFC soal wasit tersebut.

''Ini preseden buruk di AFC kalau hal ini dibiarkan, maka kami semalam langsung ajukan protes keras ke AFC agar wasit yang memimpin pertandingan itu diberikan sanksi,'' ucap Sumardji.

''Ini sangat mengkhawatirkan kalau seperti ini masih diberikan kepercayaan oleh AFC memimpin pertandingan dalam turnamen sebesar ini, Piala Asia. Ini sangat mengecewakan dan merugikan Timnas Indonesia,'' tutupnya.

instagram embed