Kumparan Logo

Taisei Marukawa Offside saat Terima Umpan Terobosan, Bagaimana Aturannya?

kumparanBOLAverified-green

ยทwaktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Pemain Persebaya Surabaya Taisei Marukawa duel dengan pemain PSIS Semarang Frendi Saputra saat pertandingan Liga 1 di Stadion I Gusti Ngurah Rai, Denpasar, Bali, Rabu (2/2/2022). Foto: Fikri Yusuf/Antara Foto
zoom-in-whitePerbesar
Pemain Persebaya Surabaya Taisei Marukawa duel dengan pemain PSIS Semarang Frendi Saputra saat pertandingan Liga 1 di Stadion I Gusti Ngurah Rai, Denpasar, Bali, Rabu (2/2/2022). Foto: Fikri Yusuf/Antara Foto

Kontroversi offside kembali terjadi di Liga 1. Terbaru, hal ini terjadi di laga PSIS Semarang vs Persebaya yang berakhir 0-0 di pekan ke-22 yang dihelat di Gelora Ngurah Rai, Denpasar, Bali, Rabu (2/2) malam WIB.

Momen tersebut terjadi di menit 17 saat Persebaya bergerak dari serangan balik. Jadi, Ricky Kambuaya berhasil merebut bola dari Wallace Costa.

Setelahnya, Kambuaya langsung mengirim umpan terobosan ke Taisei Marukawa yang berada di sisi kanan penyerangan. Marukawa lantas memberi umpan silang ke Marselino Ferdinan yang meneruskan bola ke dalam gawang.

Pemain Persebaya Surabaya Taisei Marukawa duel dengan pemain PSIS Semarang Taufik Hidayat saat pertandingan Liga 1 di Stadion I Gusti Ngurah Rai, Denpasar, Bali, Rabu (2/2/2022). Foto: Fikri Yusuf/Antara Foto

Akan tetapi, hakim garis sudah mengangkat bendera tanda offside saat Marukawa mengejar bola. Hal ini kemudian menjadi kontroversi dan bagaimana yang sebenarnya?

Perihal ini diatur oleh International Football Association Board (IFAB) dalam Pasal 11 Laws of the Game 2021/22 tentang Offside. Ayat 1 membahas tentang "Posisi Offside" yang menjelaskan bahwa:

Seorang pemain berada dalam posisi offside jika:

  • Setiap bagian dari kepala, badan, atau kaki berada di setengah lapangan lawan (tidak termasuk garis tengah) dan;

  • Setiap bagian dari kepala, badan, atau kaki yang lebih dekat ke garis gawang lawan daripada bola dan lawan kedua terakhir.

Pemain Persebaya Surabaya Bruno Moreira Soares (kanan) duel dengan pemain PSIS Semarang Taufik Hidayat saat pertandingan Liga 1 di Stadion I Gusti Ngurah Rai, Denpasar, Bali. Foto: Fikri Yusuf/Antara Foto

Tangan dan lengan semua pemain, termasuk penjaga gawang, tidak diperhitungkan. Untuk keperluan penentuan offside, batas atas lengan sejajar dengan bagian bawah ketiak.

Seorang pemain tidak dalam posisi offside jika sejajar dengan:

  • Lawan kedua terakhir atau;

  • Dua lawan terakhir.

Dengan aturan di atas, Marukawa seharusnya tidak bisa dinyatakan melakukan pelanggaran offside. Pasalnya, saat umpan dilepas, ia tidak lebih dekat ke garis gawang lawan daripada lawan kedua terakhir.

Lawan kedua terakhir dalam kasus ini adalah bek PSIS Semarang, Muhammad Rio Saputra. Dalam tayangan ulang, posisi Marukawa tak mendahului Rio saat Kambuaya melepas umpan.

Sebelumnya, kontroversi offside juga pernah terjadi di duel Borneo FC vs Persib Bandung, 18 Januari lalu. Kala itu, David da Silva dinyatakan offside ketika menerima umpan yang dilepas saat ia belum melewati garis tengah lapangan.