Kumparan Logo

Tak Bosan-bosannya Iker Casillas Menorehkan Rekor Baru

kumparanBOLAverified-green

clock
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Iker Casillas sebelum bertanding melawan Galatasaray. (Foto: Reuters/Murad Sezer)
zoom-in-whitePerbesar
Iker Casillas sebelum bertanding melawan Galatasaray. (Foto: Reuters/Murad Sezer)

Iker Casillas datang ke Porto dengan membawa kesedihan. Pada 2015, setelah 25 tahun yang berhiaskan 725 penampilan dan 19 trofi juara, Casillas angkat kaki dari Real Madrid. Air mata mengalir deras di pipinya ketika Casillas mengumumkan kabar kepergian dari Santiago Bernabeu itu.

Ketika pergi meninggalkan Real, usia Casillas sudah menginjak angka 34. Namun, dia belum mau berhenti. Ketika Porto datang menawari, Casillas mengiyakan meskipun hatinya begitu terluka.

Bersama Porto, nama Casillas seperti menghilang. Maklum saja, sorotan untuk klub-klub Portugal tidaklah sebesar sorotan terhadap Real Madrid. Namun, Casillas tak benar-benar menghilang. Justru, dalam diam dia berhasil menjaga konsistensi untuk selalu bisa tampil di level tertinggi.

Di usia 37 tahun Casillas masih menjadi pilihan utama Porto, termasuk di Liga Champions. Dengan keberhasilannya menjaga konsistensi tadi, menjadi memungkinkan bagi mantan kapten Timnas Spanyol ini untuk mencatatkan rekor demi rekor bersama Porto.

X post embed

Musim lalu Casillas berhasil menahbiskan diri sebagai pemain yang paling sering tampil di Liga Champions. Dengan kembali berlaganya San Iker musim ini, catatan itu pun diperpanjang. Kini, dia memiliki 173 penampilan di turnamen antarklub Eropa paling elite itu. Dari sana, 21 di antaranya dia bukukan untuk Porto.

Bersama Porto pula Casillas kemudian mencatatkan dua rekor baru. Rekor pertama dia torehkan pada September ketika Porto berhadapan dengan Schalke. Casillas bermain pada pertandingan itu dan resmi menjadi pemain pertama yang berlaga dalam 20 musim Liga Champions.

Nah, rekor kedua dicatatkan Casillas pada pertandingan matchday keenam, Rabu (12/12/2018) dini hari WIB. Kemenangan 3-2 atas Galatasaray tak cuma membuat mengantarkan Casillas pada rekor anyar: pemain kedua yang berhasil mengoleksi 100 kemenangan di Liga Champions. Adapun, pemain pertama adalah Cristiano Ronaldo dan catatan itu didapatkan kala Juventus mengalahkan Valencia di matchday kelima.

instagram embed

Rekor-rekor yang dia dapatkan di Liga Champions bersama Porto ini pun jadi pelengkap rekor yang dulu pernah dia raih bersama Real Madrid. Ketika menjalani debutnya di usia 19 tahun 177 hari pada 1999, Casillas menjadi kiper termuda dalam sejarah turnamen. Rekor itu sendiri akhirnya dipecahkan Mile Svilar, kiper Benfica, pada Oktober 2017.

Namun, ada rekor yang sampai sekarang belum bisa dipecahkan siapa pun. Ketika mengantarkan Real Madrid juara Liga Champions dengan mengalahkan Valencia di musim 1999/2000, Casillas mencatatkan diri sebagai kiper termuda yang mampu meraih 'Si Kuping Besar'. Kala itu, usianya 19 tahun lebih 4 hari.

Casillas memulai kiprah di level tertinggi pada usia yang sangat muda bersama Real Madrid. Sekarang, bersama Porto, pria asli Madrid ini berupaya untuk bisa terus mengawetkan kariernya.

Seperti yang dikatakannya pada 2016, Casillas baru akan pensiun ketika kawannya, Gianluigi Buffon, gantung sarung tangan. Padahal, Buffon yang tiga tahun lebih tua itu sekarang masih jadi andalan Paris Saint-Germain. Artinya, Casillas memang harus bisa bertahan selama mungkin di level tertinggi sepak bola kalau mau memenuhi janjinya.