Tentang Kaki Kiri Antonio Valencia

Ada banyak hal yang mengejutkan dari Antonio Valencia.
Misal, perihal kepemimpinannya sebagai kapten. Rupanya, ia mampu menggantikan Michael Carrick, yang sebetulnya punya kemungkinan menjadi kapten United andaikata jantungnya tak bermasalah. Kedua, perihal kualitasnya sebagai full-back kanan yang, tak diduga-duga, ternyata cukup bagus.
Musim ini, ia bermain dalam 19 laga pada posisi yang mengharuskannya untuk memiliki atribut bertahan dan menyerang sama baiknya. Dalam perjalanannya menjaga pertahanan, ia mencatatkan 25 intersep, 43 sapuan, dan 35 tekel. Sementara dalam urusan menyerang, ia telah melakukan 944 operan dan telah menciptakan tiga gol pada musim ini.
Dan yang terakhir adalah ini: kemampuan kaki kirinya.
Valencia merupakan sosok pemain yang terbiasa menggunakan kaki kanannya dan kebiasaannya ini membuat potensinya terhambat. Ia memanfaatkan kaki kanannya untuk mengecoh lawan, ia menggunakan kaki kanannya untuk mengoper kepada rekan, ia menggunakan kaki kanannya untuk mengumpan, dan ia menggunakan kaki kanannya untuk melakukan tembakan.
Antonio Valencia lebih kanan dari siapapun yang mengaku dirinya konservatif.
Sehingga ia harus puas selama bertahun-tahun ia hanya mendapatkan predikat sebagai “pemain bagus” dan bukannya “pemain yang spektakuler” —meski ia punya potensi untuk itu. Bek-bek lawan pun sudah hafal bagaimana cara mematikannya: jaga kaki kanannya jangan berulah, dan semua akan baik-baik saja.
Namun, secara mengejutkan, Valencia mampu berubah dalam dua musim terakhir.
Ia tampak nyaman kala menggunakan kaki kirinya untuk mengecoh lawan -- meski tak terlampau sering, dan aspek kemampuan dalam menyerang lainnya juga bagus. Musim lalu, ia melakukan lima umpan lambung (oke, ini mungkin terlihat biasa saja, tapi saking jarangnya Valencia menggunakan kaki kirinya, ini merupakan pencapaian yang harus dirayakan).
Dan musim ini, ia telah mencetak gol perdana melalui kaki kiri pada musim ini saat melawan Stoke City, Selasa (16/1/2018) dini hari WIB. Itu membuat dirinya kini punya dua gol dari kaki kiri sepanjang kariernya.
Ini menandakan bahwa di usia yang telah 31 tahun, Valencia masih punya semangat untuk mengasah diri. Dan inilah sebab, mengapa ia pantas menjadi kapten United saat ini.
“Ada sesuatu yang hendak aku terus tingkatkan, dan musim ini, aku ingin berusaha untuk menggunakan kaki kiriku dengan lebih baik,” jelas Valencia, dilansir situsweb resmi klub.
“Aku ingin menendang lebih banyak, berusaha lebih banyak denga itu (melibatkan kaki kirinya, red) dan aku harap, tahun ini, aku bisa mencapai itu semua. Aku berharap bisa menjadi lebih baik, dan atas izin Tuhan, semua akan menjadi baik untukku dan tim,” kata pemain asal Ekuador ini.
