Kumparan Logo

Thomas Tuchel soal Ribut dengan Conte: Ketika Bersalaman Harus Saling Memandang

kumparanBOLAverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Manajer Chelsea Thomas Tuchel saat melawan Crystal Palace pada pertandingan semi final Piala FA di Stadion Wembley, London, Inggris.
 Foto: John Sibley/REUTERS
zoom-in-whitePerbesar
Manajer Chelsea Thomas Tuchel saat melawan Crystal Palace pada pertandingan semi final Piala FA di Stadion Wembley, London, Inggris. Foto: John Sibley/REUTERS

Pelatih Chelsea, Thomas Tuchel, menjelaskan penyebab keributan antara dirinya dengan Antonio Conte. Kala itu pertandingan Chelsea vs Tottenham Hotspur sedang berlangsung sengit.

Pertandingan yang digelar di Stamford Bridge, Minggu (14/8), tak hanya panas di atas lapangan namun juga di pinggir lapangan. Kedua juru latih sama-sama memprovokasi melalui selebrasi ketika tim mereka berhasil mencetak gol.

Alhasil, saat kedua pelatih hendak berjabat tangan justru mereka kembali emosi. Thomas Tuchel beropini bahwa seharusnya Antonio Conte perlu memandangnya ketika bersalaman.

X post embed

“Saya pikir ketika kami berjabat tangan anda harus saling memandang, akan tetapi tampaknya dia [Antonio Conte] memiliki pendapat yang berbeda,” kata Thomas Tuchel kepada Sky Sports.

Perbedaan pendapat inilah yang kemudian memicu pertikaian antara keduanya. Bahkan mereka sampai saling menekel karena kesal.

Seusai keributan tersebut, Tuchel sebenarnya menyesal. Ia mengaku terbawa suasana pertandingan yang begitu panas sehingga perselisihan tak dapat dihindari.

Manajer Chelsea Thomas Tuchel bentrok dengan manajer Tottenham Hotspur Antonio Conte setelah pertandingan Chelsea vs Tottenham Hotspur di Stamford Bridge, London, Inggris, Minggu (14/8/2022). Foto: Action Images via Reuters/Paul Childs

"Saat kondisi [pertikaian] itu saya lalu berpikir bahwa seharusnya tak perlu melakukan ini, tetapi terkadang suasana pertandingan selalu dapat membuat anda terpancing," jelasnya.

"[Selebrasi] itu murni kegembiraan dan mungkin [saya] menyinggung lawan, tetapi mereka [Tottenham] melakukan hal yang sama ketika berhasil menyamakan kedudukan,"

"Saya merasa itu adalah tekel yang adil darinya [Antonio Conte] dan juga tekel yang adil dari saya," menurut Tuchel.

Terlepas itu, Tuchel menganggap bahwa aksi keduanya masih dalam batas wajar. Maka dari itu, ia sempat terkejut ketika wasit memberinya kartu merah bersama Antonio Conte.

Manajer Tottenham Hotspur Antonio Conte saat pertandingan Chelsea vs Tottenham Hotspur di Stamford Bridge, London, Inggris, Minggu (14/8/2022). Foto: David Klein/REUTERS

"Intinya kami [Tuchel & Conte] tak saling menghina, kami juga tidak saling memukul, sebab sebenarnya kami hanya ingin berjuang untuk tim kami. Oleh karena itu, saya pun terkejut ketika kami berdua mendapat kartu merah untuk [pertikaian] itu," pungkasnya.

Pertandingan sengit itu pun berakhir imbang 2-2. Gol Chelsea dicetak oleh Kalidou Koulibaly (19’) dan Reece James (77’), sedangkan gol Tottenham diperoleh Pierre-Emile (68’) dan Harry Kane (90+6).

Selanjutnya, Chelsea akan berhadapan dengan tuan rumah Leeds United pada Minggu (21/8) depan. Ini merupakan laga sulit mengingat kedua tim sama-sama belum menderita kekalahan di Premier League 2022/23 hingga pekan kedua.