Kumparan Logo

Tiga Kota Italia Selatan Tawarkan Diri Jadi Tuan Rumah Sisa Musim Serie A

kumparanBOLAverified-green

comment
1
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Logo Serie A. Foto: Reuters/Flavio Lo Scalzo
zoom-in-whitePerbesar
Logo Serie A. Foto: Reuters/Flavio Lo Scalzo

Tiga kota di Italia selatan, Bari, Palermo, dan Napoli, menawarkan diri untuk jadi tuan rumah sisa musim Serie A 2019/20.

Mulai pekan ini beberapa tim Serie A sudah mulai berlatih setelah pemerintah Italia mulai melonggarkan aturan karantina wilayahnya. Meski begitu, kapan dan bagaimana kompetisi bakal dilanjutkan kembali masih belum bisa dipastikan.

Satu hal yang jelas, merujuk pada ketetapan Federasi Sepak Bola Italia (FIGC), Serie A 2019/20 harus selesai pada 2 Agustus 2020. Itu berarti liga harus diputar lagi selambat-lambatnya pada pertengahan Juni.

Di Italia sendiri situasi wabah virus corona berangsur membaik. Jumlah infeksi baru terus menurun dan kurva semakin melandai. Namun, bukan berarti mereka sudah sepenuhnya pulih. Tercatat masih ada lebih dari 98 ribu kasus aktif di negara tersebut.

embed from external kumparan

Sebagian besar kasus virus corona di Italia terjadi di wilayah utara. Di selatan, meski tidak sepenuhnya terbebas dari infeksi, situasinya jauh lebih baik. Itulah mengapa tiga kota besar di Italia selatan tadi, Bari, Palermo, dan Napoli, berani menawarkan diri jadi tuan rumah.

Baik Bari, Palermo, maupun Napoli sudah tidak asing dengan Serie A. Mereka punya klub-klub yang pernah dan masih berlaga di kompetisi terelite Italia tersebut. Stadion di kota-kota itu pun kerap dipakai Timnas Italia untuk berlaga.

Bari punya Stadio San Nicola, Palermo punya Stadio Renzo Barbera, sementara di Napoli ada Stadio San Paolo. Tiga stadion besar itu bisa menjadi venue netral untuk menyelenggarakan Serie A jauh dari episentrum penyebaran virus corona.

Tentunya, menyelenggarakan 124 pertandingan selama satu setengah sampai dua bulan hanya di tiga stadion tidaklah ideal. Namun, menggelar pertandingan di Bari, Palermo, dan Napoli bisa mengurangi risiko penularan virus corona di antara para kontestan.

Tampak luar Stadion San Paolo. Foto: Reuters/Ciro De Luca

Tawaran dari tiga kota itu sendiri mendapat tanggapan positif dari eks pelatih Milan, Roma, dan Juventus, Fabio Capello. Menurut pria 73 tahun itu, menggelar Serie A di Bari, Palermo, dan Napoli seperti menyelenggarakan Piala Dunia mini.

"Kita harus melihat ini seperti sedang menjalani Piala Dunia. Semua anggota skuat dikurung selama 40 hari untuk merampungkan musim," kata Capello kepada Radio 1, dikutip dari Football-Italia.

"Kalau itu dilakukan, aku akan sangat setuju untuk mengizinkan setiap tim membuat empat sampai lima pergantian di tiap laganya, terutama jika mereka bermain tiap tiga hari sekali. Sayangnya, opsi ini sudah ditolak," sambung gelandang Timnas Italia era 1970-an itu.

Di Serie A saat ini, masih ada tiga klub yang berpeluang besar merengkuh Scudetto, yaitu Juventus, Lazio, dan Inter Milan. Sementara, SPAL dan Brescia menjadi dua tim yang paling 'dijagokan' untuk terdegradasi ke Serie B lantaran baru mengoleksi 18 poin dari 26 partai.

-----

Simak panduan lengkap corona di Pusat Informasi Corona. Yuk, bantu donasi atasi dampak corona.