Timnas Senior Tak Main di FIFA Matchday, Mungkinkah Super League Tetap Jalan?
ยทwaktu baca 2 menit

PSSI telah mengatakan bahwa slot agenda FIFA Matchday pada November 2025 akan digunakan Timnas U-23 untuk persiapan SEA Games. Sementara, Timnas Indonesia senior tidak akan bertanding karena belum punya pelatih baru.
Kosongnya jadwal Timnas Indonesia senior pada FIFA Matchday di November nanti memunculkan opsi Super League 2025/26 bisa tetap berjalan. Namun menurut Budiman Dalimunthe selaku Chief of Marketing I.League, hal tersebut tidak mudah dilakukan dan butuh diskusi dengan pihak klub.
"Kalau jadwal sebelumnya sih kan memang tidak gampang juga. Tapi nanti kita lihat dan juga untuk diskusi [dengan klub]. Sampai saat ini kan sesuai dengan jadwalnya. Karena tidak mudah juga tadi menggeser satu pertandingan saja," ucap Budiman kepada awak media di Jakarta, Selasa (28/10).
"Tidak mudah karena melibatkan banyak pihak. Apalagi ini di tengah untuk mengatur berapa belas klub harus bertanding. Tapi kita sampai saat ini sih masih sesuai dengan jadwal," tambahnya.
Sebelumnya, Erick Thohir selaku Ketum PSSI mengaku belum menjalin kontak dengan pelatih mana pun untuk menjadi nakhoda baru Timnas Indonesia senior. Ia menyebut bahwa PSSI tidak mau buru-buru dan berpikir pelatih baru harus bisa bekerja secara jangka panjang nantinya.
Maka dari itu, untuk FIFA Matchday terdekat pihaknya akan manfaatkan untuk persiapan pasukan Indra Sjafri di SEA Games. Adapun ajang multievent olahraga se-Asia Tenggara itu bakal digelar pada Desember mendatang di Thailand.
"Kalau belum dapat pelatihnya, ya, mungkin kami enggak bisa tergesa-gesa dengan FIFA Matchday. Memang kami ada target ranking 100 besar, Piala Asia, dan road map ke Piala Dunia. Pelatih ini ada tolok ukurnya. Kami mau tim kepelatihan yang komplet," ucap Erick kepada awak media di Jakarta, Jumat (24/10).
"FIFA Matchday diprioritaskan untuk SEA Games, timnya Indra Sjafri. Kami coba targetkan maksimal. Kenapa? Kembali, ini kan bukan zona netral di mana tim sepak bola negara tuan rumah bukan tim yang tidak diunggulkan seperti di Kamboja," sambungnya.
