Timnas U-22 Takkan Biarkan Lawan Menguasai Bola Lama-lama

Minggu (17/2/2019), Timnas U-22 Indonesia melakoni latihan perdana mereka di Kamboja. Tim besutan Indra Sjafri ini bersiap menghadapi Myanmar, lawan perdana mereka di Piala AFF U-22 2019.
kumparanBOLA sendiri hadir lansgung meliput turnamen tersebut. Cuaca di Phnom Penh pada hari Minggu cukup terik; suhu mencapai 32 derajat celsius. Di bawah cuaca panas itu, Timnas U-22 melakoni sesi latihan dengan mengadakan latih tanding --satu tim mengenakan rompi merah, sementara yang lainnya mengenakan kostum latihan berwarna hijau.
Indra mewaspadai Myanmar yang disebutnya gemar melepaskan umpan-umpan panjang. Kendati begitu, ia mengaku sudah memiliki cara untuk mengantisipasinya.
"Yang pasti kami tidak akan membiarkan tim lawan memainkan bola terlalu lama dan siap menekan dari awal dengan gaya khas kami," kata Indra.
"Kami jauh-jauh ke sini tentu targetnya menang. Mudah-mudahan pertandingan bisa berjalan lancar dan kita bisa meraih hasil positif besok," lanjutnya.
Bagi gelandang Timnas U-22, Gian Zola, pertandingan pertama di fase grup selalu menjadi kunci. Daripada repot di akhir, ia berharap Timnas U-22 langsung tancap gas sedari awal.
"Kami semua sepakat, pertandingan pertama besok harus fokus karena itu akan menentukan langkah Indonesia selanjutnya. Kita harus mendapatkan hasil positif agar ke depannya bisa lebih mudah," kata Zola.
Timnas U-22 tergabung di Grup B bersama Myanmar, Malaysia, dan Kamboja di Grup B. Pada Senin (18/2), Timnas U-22 akan bertanding melawan Myanmar, lalu berlanjut menghadapi Malaysia dua hari kemudian dan Kamboja pada 22 Februari.
