Kumparan Logo

Tokoh Suporter Persipura Dipolisikan Usai Kritik Manajemen di Medsos

kumparanBOLAverified-green

ยทwaktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Frangky Abuuryaan Griapon (Angky) tokoh suporter Persipura Jayapura
 Foto: Instagram @capo_angky
zoom-in-whitePerbesar
Frangky Abuuryaan Griapon (Angky) tokoh suporter Persipura Jayapura Foto: Instagram @capo_angky

Tokoh suporter Persipura Jayapura, Frangky Abuuryaan Griapon, dipolisikan usai mengkritik tim kebanggaannya di media sosial (medsos). Pria yang akrab disapa Angky itu diminta menghadap Polda Papua pada Kamis (9/9) mendatang.

Angky selama ini dikenal sebagai pimpinan kelompok suporter Persipura bernama Blackpearl Curva Nord 1963. Ia menjadi salah satu sosok vokal menyuarakan kritik kepada manajemen di medsos. Kritik tersebut membuatnya kini berhadapan dengan proses hukum.

''Iya, benar [menerima surat pemanggilan Kepolisian],'' kata Angky ketika dikonfirmasi kumparan, Selasa (7/9).

Angky kemudian menjelaskan kronologis pemanggilan dirinya ke Polda Papua. Ia mengaku cukup terkejut saat polisi datang ke rumahnya untuk menyampaikan surat pemanggilan.

''Saya baru bangun tidur, saya duduk di depan mabes [markas besar] kami, karena di rumah sementara dijadikan mabes. Ada teman-teman dari [suporter] tribun utara, kami duduk, cerita-cerita. Tiba-tiba, ada motor parkir, dan saya kaget, 'Ini siapa? Bukan anggota saya','' ucapnya.

''Mereka masuk, langsung tanya 'Apakah ini benar rumah Capo Angky?'. Mereka bilang dari cyber Polda, masuk baik-baik, saya tak pikir soal laporan tersebut,'' lanjutnya.

Frangky Abuuryaan Griapon (Angky) tokoh suporter Persipura Jayapura Foto: Instagram @capo_angky

Kendati begitu, Angky tak bisa memastikan bahwa pemanggilan dirinya berasal dari laporan manajemen Persipura. Namun memang, pemanggilan ini berkaitan dengan kritik Angky kepada manajemen Persipura di medsos.

Dalam surat pemanggilan Angky tertanggal 6 September 2021, dijelaskan bahwa Polda Papua tengah melakukan penyidikan terkait dugaan tindak pidana informasi dan transaksi elektronik yang dilakukan oleh pemilik akun Facebook atas nama 'Kepala Suku Tribun Utara'. Nama itu dipakai Angky di berbagai platform sosial media resminya.

''Saat di dalam, mereka sampaikan ini ada aduan, laporan dari manajemen [Persipura]. Mereka bilang awalnya itu dari manajemen, Pak Bento Madubun dan Rocky Babena [manajemen Persipura]. Tapi, saya tak tanya ini siapa yang buat laporan. Kalau memang mereka berdua, patut dipertanyakan juga,'' terangnya.

''Posting-an saya juga, ada banyak posting-an yang membangun dan positif. Mereka hanya menyorot 1 posting-an [yang mengkritik manajemen Persipura],'' katanya.

Dalam beberapa kritik yang dilontarkan, Angky menuntut dua sosok di manajemen Persipura, yakni Bento Madubun dan Rocky Babena, untuk mundur dari kursi jabatannya. Bento Madubun saat ini menjabat sebagai manajer Persipura, sementara Rocky Babena mengemban tugas menjadi Sekretaris Umum.

''Itu kritik di Facebook saya. Iya [kritik tuntutan Bento dan Rocky mundur], tapi itu yang kedua, yang pertama saya tekankan kita perlu lindungi tim dari orang-orang yang memanfaatkan Persipura untuk keuntungan pribadi,'' kata Angky.

''Kalau manajemen tak bisa menanggulangi hal ini [masalah-masalah], misalkan calo, dan lain-lain, karena Persipura tak berkembang dari aspek apa pun, maka mau tak mau mereka berdua ini harus mundur,'' tegasnya.

Persipura vs Persita saat berlaga di Stadion Pakansari dalam lanjutan Liga 1 2021/22. Foto: Panpel Persipura vs Persita

Lebih lanjut, Angky juga menegaskan siap menjalani proses hukum yang berlaku. Ia juga sudah mendapat dukungan berbagai pihak untuk menghadapi kasus ini.

''Saya siap. Saya dan teman-teman Tribun Utara siap mengikuti panggilan ini, kami akan kooperatif hadir. Proses hukum seperti apa pun, saya sendiri siap ikut, ini juga dibantu LBH [Lembaga Bantuan Hukum] Papua,'' pungkasnya.

kumparan juga telah mencoba menghubungi pihak manajemen Persipura. Akan tetapi, hingga berita ini dinaikkan, belum ada respons dari pihak manajemen Persipura.

***

embed from external kumparan

---

embed from external kumparan