Kumparan Logo

Transformasi Lini Serang Barcelona: MSN Berubah Jadi Trio Flop Liga Inggris

kumparanBOLAverified-green

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Trio MSN. Foto: Albert Gea/Reuters
zoom-in-whitePerbesar
Trio MSN. Foto: Albert Gea/Reuters

Lini serang Barcelona pernah menjadi salah satu yang ditakuti di dunia kala MSN (Messi-Suarez-Neymar) masih bersama. Namun, kini semuanya telah hengkang dari Blaugrana dan berubah jadi trio flop Liga Inggris.

Trio flop Liga Inggris yang dimaksud adalah Martin Braithwaite, Memphis Depay, dan Luuk de Jong. Nama yang disebutkan terakhir menjadi rekrutan teranyar Barcelona dengan status pemain pinjaman dari Sevilla.

Mengutip laporan talkSPORT, Lionel Messi, Luis Suarez, dan Neymar yang terkenal dengan julukan ‘MSN’ pernah mendominasi sepak bola Eropa antara 2014 hingga 2017.

Dalam periode itu, ketiganya tercatat telah memainkan 450 pertandingan di lintas ajang dan mencetak total 364 gol dan menorehkan 173 assist untuk Barcelona.

Sebagai trio, mereka juga sanggup memenangkan dua gelar La Liga, tiga gelar Copa del Rey, serta Liga Champions dan Piala Dunia Antarklub masing-masing sekali.

Trio mematikan Barcelona, MSN. Foto: Vincent West/Reuters

Pecahnya trio tersebut bermula ketika Neymar hijrah ke PSG pada 2017 dengan mahar 222 juta euro (setara Rp 3,7 triliun dengan kurs saat ini) yang turut memecahkan rekor transfer termahal sepanjang sejarah.

Kepindahan Neymar sempat ditambal dengan sosok Coutinho yang diboyong dari Liverpool, kemudian masuk Griezmann dari Atletico Madrid. Namun, keduanya gagal mengulang kesuksesan yang pernah ditorehkan trio MSN.

Sampai pada akhirnya Luis Suarez hengkang ke Atletico Madrid menyusul kedatangan pelatih anyar Blaugarana, Ronald Koeman. Messi pun pindah ke PSG dan Griezmann turut menyusul Suarez usai dipinjamkan Barcelona ke Los Rojiblancos.

Trio lini serang Barcelona kini dihuni oleh nama-nama seperti Martin Braithwaite, Memphis Depay, dan Luuk de Jong. Ketiganya adalah pemain yang pernah merasakan kerasnya sepak bola di Inggris. Sayang, semuanya terbilang gagal.

Braithwaite pernah bermain di kasta kedua Liga Inggris (Championship) bersama Middlesbrough pada 2017-2019. Selama itu, ia hanya mencatatkan 9 gol dari 40 penampilan. Untuk Depay, ia bahkan pernah memakai nomor punggung 7 di Man United pada 2015-2017 hanya untuk mencetak 7 gol dari 53 penampilan.

Depay saat masih berseragam Manchester United. Foto: OLI SCARFF / AFP

Sementara untuk Luuk de Jong, ia pernah merasakan kerasnya Liga Inggris saat dipinjamkan ke Newcastle United pada 2014. Namun, dari 12 penampilannya, striker asal Belanda itu tak mampu mencetak sebiji gol pun.

Meski begitu, Barcelona masih bisa menggantungkan harapan kepada wonderkid mereka, Ansu Fati, yang baru saja diberi nomor punggung keramat milik Messi. Ada juga dua nama lain sebagai opsi lini serang, Ousmane Dembele dan Sergio Aguero yang saat ini masih dibekap cedera.

“Itu memalukan bukan. Saya telah menonton Barcelona selama bertahun-tahun, saya terobsesi dengan Barcelona, ​​terutama sejak Messi melakukan debutnya," ucap eks pemain Aston Villa, Gabby Agbonlahor.

“Tapi sekarang, Anda tidak akan melihat saya menonton pertandingan Barcelona ​​dan saya merasa banyak orang akan merasakan hal yang sama. Saya pikir semua orang akan menonton Liga Prancis sebagai gantinya!" tandasnya.