Kumparan Logo

Tsamara Amany Bantah Punya Jabatan di PSSI

kumparanBOLAverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Kutua DPP PSI, Tsamara Amany. Foto: Jamal Ramadhan/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Kutua DPP PSI, Tsamara Amany. Foto: Jamal Ramadhan/kumparan

Mantan politikus Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Tsamara Amany, membantah jika disebut memiliki jabatan tertentu di PSSI. Ia mengaku hanya sedang belajar dengan Ketua Umum (Ketum) PSSI, Erick Thohir.

Sebelum Kongres Luar Biasa (KLB) PSSI pada 16 Februari lalu, Tsamara bersama Pangeran Siahaan membentuk organisasi B.E.D.A dan menyatakan dukungannya kepada Erick sebagai Ketum PSSI periode 2023-2027.

Tsamara juga turut hadir saat KLB PSSI di Hotel Shangri-La, Jakarta, 16 Februari lalu. Ia mendampingi Erick sejak datang hingga menggelar konferensi pers usai terpilih.

Ketua Umum PSSI terpilih Erick Thohir (tengah) memberikan keterangan pers dalam Kongres Luar Biasa Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (KLB PSSI) 2023 di Jakarta, Kamis (16/2/2023). Foto: Aprillio Akbar/ANTARA FOTO

Setelah itu, Tsamara juga kerap terlihat dalam beberapa agenda Erick di PSSI. Namun demikian, Tsamara membantah bahwa dirinya memiliki jabatan di PSSI, ia mengaku sedang belajar dengan Erick.

"Enggak [ada], mentoring, lagi belajar," kata Tsamara kepada kumparan di usai PSSI melakukan pengecekan di Stadion Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta, Senin (13/3).

"Aku belajar sama Pak Erick saja, aku lagi mentoring. Aku kan sekarang lagi di luar partai, aku mentoring," tambahnya.

Pangeran Siahaan (kanan) dan Tsamara Amany (tengah) dalam Deklarasai Dukungan B.E.D.A untuk Erick Thohir di Menteng, Jakarta, Rabu (18/1). Foto: Jodi Hermawan/kumparan

Lebih lanjut, Tsamara Amany mengaku sedang belajar soal kepemimpinan dari Erick, mengingat keduanya juga bersama dalam Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma'ruf yang diketuai oleh Erick Thohir.

"Ya belajar kepemimpinan, kan, bagus belajar sama Pak Erick. Kita, kan, dulu di TKN ramai-ramai, jadi kita perlu belajar sama suhu-suhu politik," pungkasnya.