Untuk Setengah Musim ke Depan, Joao Mario Jadi Milik West Ham

Joao Mario akhirnya angkat kaki juga dari Internazionale, walau untuk sementara. Pada Sabtu (27/1/2018) dini hari WIB, diumumkan bahwa pemain asal Portugal itu telah bergabung dengan West Ham United dengan status pinjaman.
Rencana awalnya tidak begini. Sebelum bursa transfer musim dingin 2018 dibuka, Joao Mario sempat santer diberitakan akan ditarik oleh Manchester United. Kala itu, ada wacana bahwa United bakal membarter Henrikh Mkhitaryan dengan Joao Mario.
Namun, wacana itu tak terwujud dan akhirnya, Mkhitaryan justru jadi alat tukar United untuk mendapatkan Alexis Sanchez. Dengan demikian, nasib Joao Mario di Inter pun jadi terlunta-lunta.
Joao Mario sendiri sejak awal musim sudah kesulitan menembus tim utama Inter. Kedatangan Matias Vecino dan Borja Valero dari Fiorentina membuatnya kerap diparkir di bangku cadangan. Walau begitu, pada dua bulan pertama penyelenggaraan Serie A musim ini, Joao Mario sempat menorehkan 3 assist untuk La Beneamata.
Total, pada paruh pertama musim ini Joao Mario hanya menjadi starter sebanyak lima kali. Menit bermainnya pun mentok di angka 559. Salah satu hal yang menghambat permainan pemain 25 tahun ini di Giuseppe Meazza adalah radang amandel (tonsilitis) yang dideritanya sebanyak dua kali.
Sebagai pemain tengah, Joao Mario boleh dibilang serbabisa. Selain sebagai gelandang tengah atau gelandang serang, pemain satu ini juga bisa diutilisasi sebagai gelandang kanan atau kiri. Bahkan, ketika membawa Portugal menjuarai Piala Eropa 2016, eks penggawa Sporting CP ini dimainkan sebagai gelandang kiri.
Penampilan apik Joao Mario di Piala Eropa itulah yang kemudian membawa dirinya ke Inter. Untuk mendapatkan jasanya, Nerazzurri harus mengeluarkan dana sebesar 40 juta euro. Akan tetapi, setelah 30 penampilan di Serie A musim lalu, Joao Mario kemudian gagal mempertahankan tempatnya di sebelas awal Inter.
Bersama West Ham, Joao Mario akan bertahan sampai akhir musim ini. Namun, jika The Hammers puas dengan performa sang pemain, mereka bisa saja memermanenkannya dengan membayar 26 juta euro.
Di London Stadium nanti, kemungkinan besar Joao Mario akan dipasang sebagai gelandang tengah. Hal ini disebabkan oleh adanya krisis pemain yang dialami pasukan David Moyes tersebut di sektor ini. Saat ini, di West Ham hanya ada tiga gelandang tengah yang bisa diandalkan--Mark Noble, Cheick Kouyate, Pedro Obiang--dan keberadaan Joao Mario diharapkan bisa menjadi solusi atas masalah kedalaman skuat ini.
Adapun, Joao Mario sendiri tak berkata banyak ketika diumumkan secara resmi oleh West Ham.
"Transfer ini berjalan dengan cepat. Aku telah berbicara dengan semua orang di tim dan, bagiku, akan sangat menyenangkan bisa bermain di Premier League. Aku juga merasa bahagia bisa dilatih oleh sosok manajer hebat," kata Joao Mario.
