Waspadai Pemain-pemain Cile Ini, Loew!

Setelah sempat bersua di babak penyisihan, Cile akan kembali berhadapan dengan Jerman di babak final Piala Konfederasi 2017, Senin (2/7) dini hari WIB. Di pertemuan pertama tim besutan Juan Antonio Pizzi itu mampu menahan imbang Der Panzer.
Meski laga kala itu berakhir sama kuat, La Roja sebenarnya tampil lebih dominan. Jadi, bukan tak mungkin mereka akan bisa menjungkalkan juara Piala Dunia edisi terakhir itu pada laga yang akan dihelat di Krestovsky Stadium, St. Petersburg tersebut. Berikut ini adalah para penggawa Cile yang benar-benar harus diwaspadai oleh Jerman pada laga final itu.
1) Alexis Sanchez

Tak bisa dipungkiri bahwa Alexis Sanchez adalah tulang punggung yang menopang performa Cile. Memang pemain andalan Arsenal musim lalu itu baru menyarangkan satu gol di ajang Piala Konfederasi kali ini, tapi memang bukan itu saja tugas Sanchez. Selain menjadi mesin gol, pemain yang mencuat bersama Udinese itu juga punya tugas dan kemampuan untuk memprakarsai peluang.
Kontribusi paling nyata Sanchez sebagai kreator adalah saat dirinya berhasil menyodorkan satu assist kepada Arturo Vidal dan menjadi aktor penting pada gol kedua yang dicetak Eduardo Vargas saat melawan Kamerun. Padahal, saat itu dia baru masuk pada babak kedua. Lebih dari itu, satu gol yang dicetak top skorer sepanjang masa Timnas Cile di ajang Piala Konfederasi ini dicetak ke gawang Jerman. Tentunya Joachim Loew tidak butuh banyak alasan lagi untuk memberi perlakuan spesial pada seorang Alexis Sanchez.
2) Arturo Vidal

Jika Alexis Sanchez adalah figur penting di sektor depan, maka Arturo Vidal adalah motor utama di lini tengah Cile. Tak hanya dari sisi ofensif, dari sisi defensif pun bintang Bayern Muenchen ini senantiasa menunjukkan kelasnya.
Dalam urusan bertahan, misalnya, keberhasilan Cile mengerdilkan dominasi Jerman di babak penyisihan lalu adalah dampak dari penampilan apik Vidal. Determinasi serta mobilitas yang dimiliki pemain berusia 30 tahun itu seakan menjadi anti-taktik bagi Jerman yang seharusnya mengandalkan penguasaan bola.
Kemudian, untuk urusan menyerang, Vidal adalah pemain yang amat fasih untuk merangsek dari second line. Hal ini sudah dia buktikan dalam beberapa tahun terakhir, baik itu di level klub maupun tim nasional.
Di Timnas Cile, Vidal senantiasa menyokong Eduardo Vargas dan Alexis Sanchez di lini depan. Di ajang kali ini, selain telah mengemas satu gol, mantan pemain Bayer Leverkusen tersebut juga berkontribusi pada gol semata wayang Cile ke gawang Marc-Andre ter Stegen.
3) Claudio Bravo

Mungkin musim 2016/17 kemarin bukanlah musim yang spesial bagi Bravo akibat penampilan buruknya di level klub bersama Manchester City. Kapten Timnas Cile itu pun harus memulai turnamen Piala Konfederasi dari bangku cadangan karena mengalami cedera. Bravo pun baru bermain pada laga pemungkas grup melawan Australia.
Namun, Bravo memang sosok spesial di timnas. Tak salah jika publik sepak bola CIle menggantungkan harapan tinggi kepada eks-penjaga gawang Barcelona ini dan hal itu pun dibuktikan pria 34 tahun ini pada laga semifinal melawan Portugal.
Pada laga yang harus diselesaikan lewat adu penalti itu, Bravo tampil sebagai pahlawan. Tanpa mengecilkan peran Arturo Vidal, Charles Aranguiz, dan Alexis Sanchez yang berhasil menaklukkan Rui Patricio, Bravo memang layak dielu-elukan setelah menggagalkan tiga penalti masing-masing dari Ricardo Quaresma, Joao Moutinho, dan Luis Nani. Yang istimewa, Bravo pada laga itu tidak tampil dalam kondisi 100%.
Nah, kalau laga final melawan Jerman nanti akhirnya harus diselesaikan lewat adu penalti juga, setidaknya kehadiran Bravo bakal menawarkan keunggulan psikologis tersendiri bagi timnya.
