Watford Pecat Pelatih untuk Ketiga Kalinya Musim Ini

Watford memecat manajernya (pelatih) untuk ketiga kalinya musim ini. Kali ini, Nigel Pearson, dipecat saat Watford tengah bertarung menghindari degradasi dengan dua laga sisa di Liga Inggris.
Tak hanya Pearson, Watford juga memecat asisten manajer Pearson, Craig Shakespeare. Sementara ini, untuk menggantikan Pearson dan Shakespeare, pelatih U-23 Hayden Mullins dan pelatih kiper Graham Stack, diberi kewenangan untuk melatih tim utama sampai musim berakhir.
Pearson, yang pernah menangani Leicester City dan Derby County, menggantikan Quique Sanchez Flores pada Desember 2019 lalu saat Watford berada tujuh poin di atas zona degradasi Liga Inggris.
Saat itu, Pearson memberikan impak langsung ke Watford, yang menang empat kali dalam tujuh laga pertamanya. Salah satunya juga spesial, yaitu memberi kekalahan Liverpool pertama musim ini.
"Watford FC mengkonfirmasi bahwa Nigel Pearson telah meninggalkan klub," tulis Watford dalam keterangan resminya, Senin (20/7) dini hari WIB tadi.
"Hayden Mullins, dengan Graham Stack sebagai asistennya, akan menjadi pelatih interim the Hornet dalam dua laga Premier League terakhir," lanjut keterangan tadi.
Sebelum Flores, Watford ditangani oleh Javi Gracia, pelatih asal Spanyol yang dipecat awal September 2019.
Sejak jeda pandemi, Watford memang hanya mampu menang dua kali. Namun demikian, keputusan Gino Pozzo, pemilik Watford, tetap membuat banyak pihak mengernyitkan dahi.
Saat ini, Watford berada di peringkat 17, tiga poin di atas Aston Villa yang berada di zona degradasi. Dua laga tersisa Watford adalah melawan Manchester City dan Arsenal.
Untuk memastikan lolos dari degradasi, Watford butuh empat poin dari dua laga tersebut. Dengan rezim kepelatihan baru dan situasi internal tim dipertaruhkan, pemecatan ini diprediksi tidak akan berbuah manis buat Watford.
*** Simak panduan lengkap corona di Pusat Informasi Corona.
