Kumparan Logo

Zainudin Amali: Yunus Nusi Masih Jadi Sekjen PSSI

kumparanBOLAverified-green

·waktu baca 1 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
4
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Sekjen PSSI, Yunus Nusi, di GBK Arena, Jakarta, Kamis (12/1/2023). Foto: Jodi Hermawan/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Sekjen PSSI, Yunus Nusi, di GBK Arena, Jakarta, Kamis (12/1/2023). Foto: Jodi Hermawan/kumparan

Yunus Nusi masih dipercaya sebagai Sekretaris Jenderal PSSI 2023-2027. Kepastian itu disampaikan oleh Waketum PSSI, Zainudin Amali.

Amali mengumumkan hal tersebut kepada wartawan usai menyaksikan laga Timnas U-20 Indonesia vs Fiji di Mini Turnamen, Jumat (17/2). Yunus Nusi melanjutkan tempatnya sebagai Sekjen sejak kepengurusan sebelumnya.

“Ini [tunjuk Yunus Nusi] tanya dia. Saya masih manggil dia Sekjen. Sekjen tetap,” ucap Amali kepada wartawan.

“Engga, ini masih Sekjen,” tutupnya.

Sebenarnya, Yunus Nusi terpilih sebagai Waketum PSSI dengan mendapatkan 53 suara. Namun, usai pemilihan, Yunus memutuskan untuk mundur.

Menpora Zainudin Amali berkomentar usai terpilih sebagai Waketum PSSI yang baru. Ia akan lapor presiden soal jabatannya sebagai menteri setelah terpilih sebagai waketum, Hotel Shangri-La, Jakarta, Kamis (16/5/2023). Foto: Thomas Bosco/kumparan

Tempatnya digantikan oleh Zainudin Amali yang dalam pemilihan ada di posisi ketiga dengan 44 suara. Lalu, apa yang membuat Yunus mundur?

“Saya juga harus mengukur diri, saya tidak merasa lebih baik dari pak Zainudin Amali, beliau telah memberikan yang terbaik untuk sepak bola, olahraga di Indonesia,” tutur Yunus

“Saya sangat tidak pantas berada di sini, dan yang sangat pantas adalah pak Amali, demi sepak bola saya Indonesia, saya harus mengambil keputusan itu (mundur), saya yakin di tangan mereka, sepak bola akan semakin luar biasa,” tutupnya.