5 Catatan Kiprah Satoru Mochizuki selama 1,5 Tahun bersama Garuda Pertiwi
17 Juli 2025 11:44 WIB
·
waktu baca 3 menit
ADVERTISEMENT
Satoru Mochizuki resmi dicopot dari jabatannya sebagai pelatih kepala Timnas Wanita Indonesia. Hal tersebut disampaikan Exco-PSSI, Vivin Cahyani, usai LoTG Workshop (Laws of the Game Workshop) di Hotel Sultan, Jakarta, Rabu (16/7). Vivin mengatakan Satoru Mochizuki kini digeser ke pos pengembangan sepak bola wanita di PSSI.
ADVERTISEMENT
Sejak membesut Timnas Wanita Indonesia pada Februari 2024, Satoru Mochizuki torehkan sejumlah catatan penting dalam perjalanannya di Indonesia. Sederet prestasi manis pernah ia buat, mulai dari juara AFF Women’s Cup hingga mengerek Indonesia di ranking FIFA Wanita.
Namun, di sisi lain, Coach Mochi juga tak lepas dari berbagai sorotan atas sejumlah kegagalan. Kandasnya mimpi Indonesia ke Piala Asia Wanita 2026 jadi puncak dari segalanya, alhasil kursi pelatih Garuda Pertiwi pun harus hilang dari genggamannya.
kumparanBOLANITA merangkum lima catatan penting Coach Mochi selama 1,5 tahun membesut Garuda Pertiwi.
1. Juara AFF Women's Cup 2024
Gelar juara AFF Women's Cup 2024 jadi salah satu pencapaian tertinggi Satoru Mochizuki selama menangani Garuda Pertiwi. Di saat yang bersamaan, ini juga merupakan gelar internasional pertama bagi Timnas Wanita Indonesia sepanjang sejarah.
ADVERTISEMENT
Dalam babak final, Indonesia kalahkan Kamboja dengan skor 3-1. Karena berhasil lolos ke final, Indonesia juga berhak atas tiket mentas di ASEAN Women's Championship 2025 mendatang.
2. Ranking FIFA Naik 15 Posisi
Pria yang akrab disapa Coach Mochi itu tiba di Indonesia pada Februari 2024. Dalam periode kepemimpinannya, Indonesia pernah berada di posisi ke-109 dunia pada Maret 2024.
Namun, dalam kurun waktu satu tahun saja Mochizuki berhasil membawa Indonesia naik 15 peringkat ke posisi 94 dunia. Capaian ini diraih pada Maret 2025 lalu.
3. Gagal Total di Piala Asia Wanita 2024
Setelah tiba di Indonesia, Satoru Mochizuki tak langsung menangani Timnas Wanita Indonesia. Tugas pertamanya ialah meracik tim U-17 untuk Piala Asia Wanita U-17 2024 yang dihelat di Bali.
Persiapan yang cukup panjang dilakukan mulai dari Maret 2024 hingga awal Mei 2024. Sayangnya, turnamen debut Coach Mochi ini berakhir buruk.
ADVERTISEMENT
Pelatih asal Jepang menelan tiga kekalahan telak atas Filipina (1-6), Korea Selatan (0-12), dan Korea Utara (0-9). Alhasil, Indonesia terdampar di posisi juru kunci klasemen grup dan gagal lolos ke fase penyisihan.
4. Dibantai Belanda 15-0
Timnas Wanita Indonesia juga sempat menelan kekalahan telak kala away ke Belanda dalam FIFA Matchday Oktober 2024 lalu. Pasukan Satoru Mochizuki kalah telak 0-15 dalam duel di Stadion De Vijverberg, Doetinchem, Belanda.
Ini merupakan kekalahan terbesar Coach Mochi saat tangani Indonesia dalam sebuah laga resmi.
5. Gagal Lolos ke Piala Asia Wanita 2026
ADVERTISEMENT
Indonesia harus mengubur mimpinya mentas di Piala Asia Wanita 2026 yang digelar di Australia. Didaulat jadi tuan rumah kualifikasi, Garuda Pertiwi justru menelan dua kekalahan dari tiga laga. Indonesia kalah dari Pakistan (0-2) dan Taiwan (1-2), lalu hanya menang saat jumpa Kirgizstan (1-0).
ADVERTISEMENT
Ini jadi event terakhir Coach Mochi menangani Garuda Pertiwi sebelum digeser ke bagian development di PSSI. Sementara, awalnya ia dikontrak sampai Desember 2025.
