Kumparan Logo

Aulia Arifah Kagum pada HPSL All-Stars: Kompetisi Keren, Semua Lawan Berimbang

kumparanBOLANITA

ยทwaktu baca 4 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Pemain Akademi Persib U18, Auliah Arifah berlaga menghadapi Samba Persada Women di ajang Hydroplus Soccer League All-Stars 2025/2026 di Supersoccer Arena, Kudus, Jawa Tengah, pada Jumat (10/7/2026).
 Foto: Vega Maarijil Ula/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Pemain Akademi Persib U18, Auliah Arifah berlaga menghadapi Samba Persada Women di ajang Hydroplus Soccer League All-Stars 2025/2026 di Supersoccer Arena, Kudus, Jawa Tengah, pada Jumat (10/7/2026). Foto: Vega Maarijil Ula/kumparan

Gelandang Akademi Persib U-18, Aulia Arifah, jadi salah satu pemain yang mencuri perhatian di ajang HYDROPLUS Soccer League (HPSL) All-Stars 2026. Ia berperan besar mengantar timnya ke partai final usai mencetak dua gol di semifinal.

Bagi Aulia, keberhasilan lolos ke partai puncak menjadi buah dari perjuangan panjang tim. Akademi Persib sempat menelan kekalahan dari Arema pada fase grup, tapi mampu bangkit dan mengamankan tiket ke final berkat kerja keras seluruh pemain.

Tak hanya berbicara soal hasil, pemain yang pernah memperkuat Timnas Wanita Indonesia itu juga mengaku terkesan dengan kualitas penyelenggaraan HPSL All-Stars. Menurutnya, turnamen tersebut menjadi pengalaman baru karena untuk pertama kalinya ia bisa merasakan atmosfer kompetisi All-Stars setelah sebelumnya absen di seri regional akibat menjalani pemusatan latihan bersama tim nasional.

Aulia menilai, kualitas peserta HPSL All-Stars juga menunjukkan perkembangan pesat sepak bola wanita Indonesia. Ia merasakan hampir tidak ada perbedaan kualitas antar tim karena setiap pertandingan berlangsung ketat dan lawan mampu memberikan perlawanan yang seimbang.

Pemain Akademi Persib U18, Auliah Arifah berlaga menghadapi Samba Persada Women di ajang Hydroplus Soccer League All-Stars 2025/2026 di Supersoccer Arena, Kudus, Jawa Tengah, pada Jumat (10/7/2026). Foto: Vega Maarijil Ula/kumparan

Selain menjadi ajang kompetisi, HPSL All-Stars juga dianggap Aulia sebagai panggung penting bagi para pemain muda untuk menunjukkan kemampuan mereka. Menurutnya, turnamen seperti ini dapat membuka peluang bagi pemain-pemain berbakat, termasuk mereka yang belum memiliki klub, untuk menarik perhatian pelatih Timnas Indonesia.

Pasca memastikan tiket ke semifinal, Jumat (10/7), Aulia bercerita kepada kumparanBOLANITA mengenai target membawa Akademi Persib menjadi juara, keinginannya kembali mengenakan seragam Timnas Indonesia, hingga mimpi berkarier sebagai pesepak bola profesional di luar negeri. Berikut petikan wawancaranya.

Pemain Akademi Persib U18, Auliah Arifah berlaga menghadapi Samba Persada Women di ajang Hydroplus Soccer League All-Stars 2025/2026 di Supersoccer Arena, Kudus, Jawa Tengah, pada Jumat (10/7/2026). Foto: Vega Maarijil Ula/kumparan

Sebelumnya selamat sudah lolos ke semifinal HPSL All-Stars. Gimana perasaannya?

Senang banget. Perjuangan kami dari awal luar biasa. Kami sempat kalah dari Arema, tapi akhirnya bisa lolos ke semifinal. Itu benar-benar hasil kerja keras tim dan aku senang banget bisa sampai sejauh ini bersama teman-teman.

Kamu juga mencetak satu gol di laga perempat final. Senang akhirnya bisa bikin gol?

Happy banget. Dari kemarin aku memang pengin cetak gol, tapi mungkin baru hari ini kesempatannya datang.

Selama bermain di HPSL All-Stars, pengalaman apa yang paling berkesan?

Aku senang banget karena turnamen ini benar-benar keren. Aku belum pernah ikut kompetisi seperti ini karena waktu seri regional aku selalu ada pemusatan latihan. Alhamdulillah akhirnya dapat kesempatan bermain di sini. Mulai dari venue sampai penyelenggaraannya menurut aku keren banget.

Gimana melihat kualitas lawan-lawan di HPSL All-Stars?

Gila sih. Menurut aku sepak bola putri Indonesia benar-benar berkembang. Di kelompok umurku, aku merasa enggak ada lawan yang timpang. Semua tim kuat, baik di grup sebelah maupun grup kami. Mereka hebat-hebat dan keren banget.

Meski lawannya berat, timmu tetap bisa lolos ke final.

Alhamdulillah. Tapi itu bukan karena aku sendiri, melainkan hasil kerja keras seluruh tim.

Dari semua pertandingan, lawan yang paling sulit siapa?

Semua lawan sulit. Tapi karena kami sempat kalah dari Arema, menurutku Arema jadi lawan yang paling berat.

Pemain Akademi Persib U18, Auliah Arifah berlaga menghadapi Samba Persada Women di ajang Hydroplus Soccer League All-Stars 2025/2026 di Supersoccer Arena, Kudus, Jawa Tengah, pada Jumat (10/7/2026). Foto: Vega Maarijil Ula/kumparan

Kamu sudah pernah bermain di Timnas Indonesia. Seberapa penting turnamen seperti HPSL All-Stars untuk pemain yang ingin kembali dipanggil Timnas?

Sangat membantu. Turnamen ini jadi tempat melihat potensi-potensi muda sepak bola putri Indonesia. Ini juga membuka peluang buat pemain yang mungkin tidak punya klub tetap. Aku sendiri di rumah sebenarnya enggak punya klub, jadi ajang ini kesempatan buat membuktikan diri dan semoga bisa kembali dipanggil Timnas.

Kamu juga bertemu lagi dengan teman-teman yang pernah di Timnas seperti Kika dan Keysha. Gimana melihat perkembangan mereka?

Mereka sudah bermain sejak seri regional dan pasti terus latihan. Menurutku mereka berkembang karena menjalani kompetisi yang berjalan dengan baik.

Apa targetmu di HPSL All-Stars?

Kalau untuk tim, pastinya ingin jadi juara. Kalau untuk individu, aku hanya ingin memberikan yang terbaik buat tim. Soal penghargaan individu, apa pun hasilnya itu yang terbaik menurutku.

Optimistis bisa dipanggil bermain di Srikandi Cup?

Aku kan sudah 18 tahun. Kalau bisa, tentu aku mau.

Terakhir, masih punya keinginan bermain lagi untuk Timnas Indonesia?

Mau banget. Siapa yang enggak mau main untuk Timnas? Tujuan aku bermain sepak bola memang ingin menjadi atlet nasional dan pesepak bola profesional. Kalau bisa, suatu hari nanti juga ingin bermain di luar negeri. Amin.

instagram embed