Kumparan Logo

Cerita Perjuangan si Kembar Khusna dan Khasna Jadi Juara MLSC Kudus Seri 2

kumparanBOLANITA

ยทwaktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Khusna Marsa Irsyad dan Khasna Marsa Irsyad si kembar di MilkLife Soccer Challenge Kudus Seri 2 2025/26. Foto: Vega Maarijil Ula/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Khusna Marsa Irsyad dan Khasna Marsa Irsyad si kembar di MilkLife Soccer Challenge Kudus Seri 2 2025/26. Foto: Vega Maarijil Ula/kumparan

MilkLife Soccer Challenge (MLSC) Kudus Seri 2 2025/26 memberikan kesan tersendiri bagi si kembar Khusna Marsa Irsyad dan Khasna Marsa Irsyad. Keduanya bertekad untuk memberikan yang terbaik bagi timnya, MI NU Baitul Mukminin.

Dalam MLSC Kudus Seri 2 2025/26, MU Baitul Mukminin U-10 berhasil menjadi juara usai mengalahkan MI NU Pendidikan Islam dengan skor 4-1.

Sang kakak, Khusna Marsa Irsyad bercerita kepada kumparanBOLANITA sejak awal ingin menjadi juara. Bahkan, ia rela berlatih enam kali dalam sepekan agar bisa meraih gelar juara.

"Biasanya latihan enam hari. Selama latihan tidak capek. Saya ingin meraih juara," katanya kepada kumparanBOLANITA, Minggu (24/5).

Sabrina, Jambean 02 Pati (kiri), dan Khusna, MI NU Baitul Mukminin (kanan) menyabet gelar Best Player U-12 dan U-10 MilkLife Soccer Challenge Kudus Seri 2 2025/26. Foto: Vega Maarijil Ula/kumparan

Bahkan, ia tak kesulitan membagi waktu antara berlatih sepak bola dan belajar. Ia juga berkeinginan untuk menjadi pemain Timnas Wanita Indonesia suatu saat nanti.

"Saya ingin menjadi pemain timnas. Untuk meraih ke sana, saya harus berlatih keras mulai dari teknik dasar dan lainnya," imbuhnya.

Sementara itu, Khasna Marsa Irsyad mengatakan, dirinya sudah menyangka bisa meraih juara di MLSC tahun ini. Ia sudah bertekad untuk membanggakan orang tua.

"Saya sudah menyangka bakal mendapatkan juara. Saya ingin membanggakan orang tua," ujarnya.

Rasa lelah tak dirasakannya kendati berlatih lima kali selama sepekan. Ia juga sudah terbiasa membagi waktu antara latihan dan belajar.

"Sore digunakan untuk latihan. Sedangkan malam hari saya gunakan untuk belajar," terangnya.

Khusna Marsa Irsyad dan Khasna Marsa Irsyad si kembar di MilkLife Soccer Challenge Kudus Seri 2 2025/26. Foto: Vega Maarijil Ula/kumparan

Menjadi pemain sepakbola merupakan keinginannya. Dia bercita-cita suatu hari nanti dapat memperkuat Timnas Wanita Indonesia."Saya ingin menjadi pemain Timnas Wanita Indonesia," imbuhnya.

Sementara itu, Manajer MI NU Baitul Mukminin, Muhammad Zulfa Khoirur Rikza mengatakan, keduanya sudah ikut membela sekolah di ajang sepak bola putri sejak duduk di kelas 3 SD.

"Mereka sejak kelas 3 SD sudah main di sini. Keduanya bisa kami mainkan bersamaan ataupun tidak bersamaan bergantung kebutuhan tim," ujarnya.

Menurutnya, keduanya sangat bersemangat ketika bermain sepak bola. Pihaknya berharap keduanya dapat terus tampil maksimal.

"Semoga ke depannya semakin baik lagi dan bisa meraih juara lagi," imbuhnya.

instagram embed