Kumparan Logo

Coach Akira Puji Timnas U-20 Meski Gagal ke Piala Asia: Punya Indonesian Spirit

kumparanBOLANITA

ยทwaktu baca 2 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Timnas Wanita Indonesia U-20 saat menghadapi Turkmenistan dalam matchday terakhir Kualifikasi Piala Asia Wanita 2026 di Myanmar, Minggu (10/8). Foto: PSSI
zoom-in-whitePerbesar
Timnas Wanita Indonesia U-20 saat menghadapi Turkmenistan dalam matchday terakhir Kualifikasi Piala Asia Wanita 2026 di Myanmar, Minggu (10/8). Foto: PSSI

Akira Higashiyama memuji daya juang Timnas Wanita Indonesia U-20 dalam babak Kualifikasi Piala Asia Wanita U-20 2026. Kendati gagal lolos, pelatih asal Jepang itu tetap mengapresiasi semangat Garuda Muda Pertiwi.

Timnas Wanita U-20 dipastikan gagal lolos ke Piala Asia Wanita U-20 meski menang besar 4-0 dalam matchday terakhir kontra Turkmenistan, Minggu (10/8). Sebab, Indonesia gagal menjadi juara grup dan tiga runner-up terbaik sebagai syarat lolos ke putaran final via jalur kualifikasi.

Meski gagal lolos ke turnamen yang dihelat di Thailand, Akira Higashiyama tetap mengapresiasi timnya. Higashiyama juga optimistis dengan perkembangan Garuda Muda Pertiwi di masa depan karena mereka punya potensi besar.

"Kami sangat senang mendapatkan tiga poin (vs Turkmenistan) dan kami juga menciptakan banyak peluang melalui build up. Lalu, kami juga berhasil nirbobol. Saya puas dengan hasil ini dan bangga terhadap para pemain," kata Higashiyama dalam wawancara pasca-laga kontra Turkmenistan.

"Kami tidak pernah kalah (di kualifikasi), tapi kami gagal ke Piala Asia. Ini kesalahan saya. Tapi, saya rasa pemain punya potensi. Jadi, saya antusias untuk bekerja sama lagi dengan para pemain di masa depan," sambugnnya.

Pelatih Timnas Wanita Indonesia U-20, Akira Higashiyama, dan Gea Yumanda sebelum laga Kualifikasi Piala Asia Wanita U-20 di Yangon, Myanmar, Selasa (5/8/2025). Foto: PSSI

Dalam tiga laga di babak kualifikasi, Indonesia memang hanya meraih satu kemenangan dan dua imbang. Namun, dua hasil imbang diraih dari tim yang bisa dibilang lebih kuat dari Indonesia, yakni India dan Myanmar.

Dalam dua laga yang berakhir imbang itu, Garuda Muda Pertiwi menunjukkan etos yang sangat luar biasa. Mereka berani berduel, melakukan pressing ketat, menciptakan banyak peluang, dan tak kenal lelah sepanjang pertandingan.

Kegigihan Garuda Muda Pertiwi di lapangan tersebut membuat Akira Higashiyama memberi acungan jempol. Higashiyama bahkan punya julukan khusus atas daya juang anak asuhnya, ia beri nama "Indonesian Spirit".

"Para pemain ini menunjukkan semangat juang setiap hari. Jadi kami menyebutnya sebagai "Indonesian Spirit". Saya merasa kaget. Mereka terus berkembang dan menunjukkan performa terbaik di lapangan," kata Higashiyama.

"Tentu saja kami akan ke Piala Dunia bersama pemain ini," pungkas pelatih 35 tahun itu.

instagram embed