Kumparan Logo

Coach Mochi Pantau HYDROPLUS Soccer League: Sebut Banyak Potensi ke Timnas

kumparanBOLANITA

ยทwaktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Penasihat Timnas Wanita Indonesia Satoru Mochizuki dan asisten Pelatih Timnas Wanita Indonesia Takumi Taniguchi di HYDROPLUS Soccer League Jakarta, The Lodge, Bogor, Selasa. Foto: Dok. Hydroplus Soccer League
zoom-in-whitePerbesar
Penasihat Timnas Wanita Indonesia Satoru Mochizuki dan asisten Pelatih Timnas Wanita Indonesia Takumi Taniguchi di HYDROPLUS Soccer League Jakarta, The Lodge, Bogor, Selasa. Foto: Dok. Hydroplus Soccer League

Satoru Mochizuki, Penasihat Teknis Timnas Wanita Indonesia, melihat banyak potensi pemain masa depan timnas dari para peserta HYDROPLUS Soccer League (HPSL).

Ia bilang, jika terus berkembang secara konsisten, para pemain yang kini berlaga di HPSL bukan tak mungkin akan membela Garuda Pertiwi di beberapa tahun ke depan.

"Menurut saya, lima atau enam dari pertandingan yang saya lihat tadi cukup menarik," ujar Coach Mochi, nama panggilannya, kepada kumparanBOLANITA, Sabtu (14/2) di The Lodge, Jagorawi, Bogor.

Ini adalah kedua kalinya Coach Mochi memantau langsung liga sepak bola wanita yang digelar HYDROPLUS dan Djarum Foundation sejak tahun lalu tersebut.

Penasihat Timnas Wanita Indonesia Satoru Mochizuki dan asisten Pelatih Timnas Wanita Indonesia Takumi Taniguchi di HYDROPLUS Soccer League Jakarta, The Lodge, Bogor, Selasa. Foto: Aji Nugrahanto/kumparan

Mochi mengatakan, kemampuan para pemain yang berlaga di HPSL Jakarta itu meningkat ketimbang saat pertama kali ia berkunjung pada Oktober 2025 lalu.

"Banyak sekali yang berpartisipasi di liga ini, itu benar-benar bagus. Dan (penampilannya) juga jelas lebih baik daripada terakhir kali (saya melihat)," tambah Mochi.

Hadirnya HPSL di empat kota, yakni Jakarta, Bandung, Kudus, dan Surabaya ini akan mempermudah kerja tim nasional untuk menyaring pemain potensial.

"Jelas mereka punya kesempatan untuk dipanggil ke timnas usia muda. Tapi mereka harus terus berkembang. Terutama, para pemain tidak boleh bermain sendiri (individual), tapi harus bermain sebagai tim. Itu bagus sekali," ujar pelatih berusia 61 tahun itu.

Raga Negeri vs Putri Tangsel City di HYDROPLUS Soccer League Jakarta, 14 Februari 2026 Foto: Dok. Hydroplus Soccer League

Musim Depan Tambah Kota, Pastikan Keberlanjutan

Sementara itu, Program Director HYDROPLUS Soccer League, Teddy Tjahjono, mengatkan dirinya cukup senang dengan progres HPSL yang sudah berjalan separuh musim secara nasional.

"Melihat progresnya sangat menggembirakan. Secara kemampuan teknik individu maupun tim itu meningkat pesat dibandingin pada saat pekan pertama. Ya dikarenakan karena mereka sudah bertanding selama putaran pertama, kemudian mereka berlatih di weekdays dan bertanding di weekend. Jadi kelihatan, kelihatan sekali mengenai progresnya sebenarnya," ujar Teddy di lokasi yang sama.

Di musim selanjutnya, kompetisi liga untuk pesepak bola wanita U-15 dan U-18 ini juga akan hadir di Kota Surakarta. Teddy menyebut hal ini sebagai upaya keberlanjutan untuk para atlet yang sebelumnya lebih dulu bermain di MilkLife Soccer Challenge (MLSC).

"Rencana akan nambah satu kota Solo. Sebenarnya dasar pemikirannya adalah Hydroplus Soccer League ini adalah program lanjutan dari MilkLife Soccer Challenge. Sehingga sebagai program kelanjutan dari MilkLife Soccer Challenge, kita juga membuat Hydroplus Soccer League di Solo untuk mencakup daerah-daerah Solo, Jogja, dan sekitarnya," ujar Teddy.

Hal ini tentu akan mempermudah bagi tim Solo dan Jogja yang sebelumnya harus ke Kudus tiap pekan untuk bertanding di HPSL. Sistem kluster seperti ini menurut Teddy akan menjaga keberlanjutan dari MLSC yang berkutat di U-10 dan U-12.

"Surabaya, Malang dan sekitarnya ada di Surabaya. Kudus, Semarang, Pati, Jepara akan ada di Kudus. Jakarta mencakup Bogor, Bekasi, Jakarta, Tangerang. Dan Bandung dan sekitarnya. Jadi sebenarnya sudah mencakup cakupan dari kota-kota dari MilkLife Soccer Challenge," tambahnya.

embed from external kumparan