Kumparan Logo

Dari U-8 ke Level Kampus, Ini Masterplan Djarum Foundation di Sepak Bola Wanita

kumparanBOLANITA

·waktu baca 4 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Timo Scheunemann, pelatih kepala MilkLife Soccer Challenge. Foto: Dok. MilkLife Soccer Challenge
zoom-in-whitePerbesar
Timo Scheunemann, pelatih kepala MilkLife Soccer Challenge. Foto: Dok. MilkLife Soccer Challenge

Langkah Djarum Foundation dalam mendukung sepak bola wanita tak berhenti di level SD. Setelah menghadirkan kompetisi U-10 dan U-12 bersama MilkLife, mereka kini tengah menyiapkan liga antar-SSB untuk kategori SMP dan SMA yang bakal digelar rutin di empat kota.

Pelatih kepala MilkLife Soccer Challenge, Timo Scheunemann, menyebut rencana ini menjadi bagian dari pembinaan berjenjang.

“Yang pasti kita fokusnya bukan di pro-nya, bukan di seniornya, tapi kita fokus dari bawah ke atas. Jadi rencana kami setelah kita sudah bikin SD ini untuk U-10 dan U-12, kelas SMP dan SMA itu antar-SSB. Dan itu akan kita putar dalam bentuk liga,” ujar Timo di Bekasi International Soccer Field, Selasa (16/9).

Liga antar-SSB itu rencananya akan digelar di Kudus, Surabaya, Jakarta, dan Bandung. Formatnya, pertandingan berlangsung setiap dua minggu, dengan total durasi enam hingga tujuh bulan.

“Itu yang akan kita lakukan di akhir tahun ini. Jadi masih masuk agenda tahun ini,” lanjut Timo.

Tak hanya itu, Djarum Foundation juga membidik jalur pembinaan hingga perguruan tinggi, yakni kompetisi sepak bola wanita level mahasiswi. Turnamen itu rencananya akan digelar mulai 2026.

“Jadi artinya dari SD sampai mahasiswa kita kawal. Kita akan buat agenda-agendanya jangka panjang. Sehingga orang tua dan pemain semakin sreg gitu untuk memperbolehkan anaknya main bola karena udah ada ujung pangkalnya, sampai universitas,” ucap Timo, yang saat ini melatih Timnas Wanita Indonesia U-17.

Para pemenang MilkLife Soccer Challenge Tangerang Seri 1 2025 - 2026. Foto: MilkLife Soccer

Sejak 2023, Djarum Foundation bersama MilkLife konsisten membangun pembinaan sepak bola wanita dari usia dini lewat MilkLife Soccer Challenge (MLSC) untuk kategori U-10 dan U-12 di Kudus, Jawa Tengah.

Setelah sukses dengan tiga seri perdana di Kudus pada pertengahan hingga akhir 2023, MLSC meluas ke tujuh kota lain: Surabaya, Jakarta, Tangerang, Bandung, Solo, Yogyakarta, dan Semarang. Musim ini, cakupannya kembali bertambah dengan hadir di Bekasi dan Malang.

Selain menampilkan pertandingan 7 lawan 7, MLSC juga menghadirkan Skill Challenge seperti dribbling, passing & control, shoot on target, penalty shoot, hingga 1 on 1.

Hingga kini, MLSC telah bergulir dalam tiga seri: seri 1 2024, seri 2 2024, transisi, dan seri 1 2025/26. Setelah seri 2 berakhir, akan ada MilkLife Soccer Challenge All-Stars yang akan mempertandingkan para pemain terbaik di tiap kota.

SenengSoccer di MilkLife Soccer Challenge Kudus 2025. Foto: Dok. MilkLife Soccer Challenge

Festival SenengSoccer U-8

Pada akhir 2024, MilkLife dan Djarum Foundation menambahkan program baru di MLSC, yakni Festival SenengSoccer U-8. Mini turnamen ini digelar guna mengenalkan sepak bola dengan cara yang menyenangkan kepada siswi 6-8 tahun.

Ada tiga tantangan seru yang harus diselesaikan: lari zig-zag lalu melakukan throw-in, menggiring bola melewati deretan cone sebelum menendang ke gawang, kemudian melompat dengan dua kaki sebelum melepaskan tembakan. Setelah itu, peserta sprint untuk menekan tombol timer sebagai tanda finis.

Program Director MilkLife Soccer Challenge, Teddy Tjahjono, mengatakan bahwa gelaran Festival SenengSoccer ini merupakan inovasi untuk memperkuat ekosistem sepak bola putri di level paling dasar, sekaligus menjaga regenerasi para pemain di U-10.

Dengan menyajikan sejumlah uji ketangkasan di mini turnamen ini, diharapkan kesenangan dan kecintaan siswi U-8 untuk menekuni sepak bola dapat tumbuh.

Selebrasi pemain dan staff All Stars Bandung usai juara HYDROPLUS Piala Pertiwi U-14 & U-16 All-Stars 2025 di Supersoccer Arena, Kudus, Jawa Tengah, Minggu (13/7/2025). Foto: Yusuf Nugroho/ANTARA FOTO

Kerja Sama dengan PSSI

Tak berhenti di situ, pada April lalu, Djarum Foundation juga menggandeng PSSI untuk menyelenggarakan HYDROPLUS Piala Pertiwi U-14 dan U-16. Turnamen ini menjadi ajang seleksi pemain Timnas Wanita Indonesia U-16 yang tampil di Piala AFF Wanita U-16 pada Agustus lalu.

Piala Pertiwi U-14 & U-16 digelar di 16 region: 10 kota di Pulau Jawa dan 6 regional di luar Jawa. Di Jawa, kompetisi dipusatkan di Tangerang, Bandung, Jakarta, Cirebon, Semarang, Kudus, Solo, Yogyakarta, Surabaya, dan Malang.

Sementara di luar Jawa, dibagi menjadi enam wilayah: Medan, Palembang, Samarinda, Makassar, Jayapura, dan Nusa Tenggara Timur (NTT)-Bali.

Lewat jalur-jalur inilah, Djarum Foundation berharap bisa memastikan regenerasi berjalan mulus: dari anak-anak U-8 yang bermain sepak bola dengan gembira, hingga para mahasiswi yang siap bersaing di level lebih tinggi.

instagram embed