Kumparan Logo

Disney+ Mulai Masuk ke Sepak Bola Wanita, Siap Siarkan Liga Champions di Eropa

kumparanBOLANITA

ยทwaktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Arsenal lolos ke final Liga Champions Wanita usai mengalahkan Lyon 1-4 di Stadion Groupama, Prancis, Minggu (27/4). Foto: AFP/Olivier Chassignole
zoom-in-whitePerbesar
Arsenal lolos ke final Liga Champions Wanita usai mengalahkan Lyon 1-4 di Stadion Groupama, Prancis, Minggu (27/4). Foto: AFP/Olivier Chassignole

Platform streaming Disney+ tak mau ketinggalan gegap gempita sepak bola wanita. Mulai musim depan, mereka akan penyiar eksklusif Liga Champions Wanita di beberapa negara Eropa, termasuk negara-negara Inggris Raya.

Dilaporkan oleh One Football, Disney+ telah mencapai kesepakatan dengan UEFA untuk memegang hak siar Liga Champions Wanita selama lima tahun. Hal ini dipandang sebagai kemajuan dalam hal penyiaran turnamen sepak bola wanita terbesar Eropa tersebut.

Selama empat tahun terakhir, penyiaran Liga Champions Wanita di Eropa selalu menjadi hak DAZN. Mereka menyiarkan seluruh pertandingan secara live dan membagikannya secara gratis baik di platform DAZN maupun YouTube.

Kini, posisi DAZN di Eropa tergeser oleh Disney+ yang dipaksa mulai berinvestasi secara agresif di sepak bola wanita. Sebab, tahun lalu, pesaing mereka, Netflix, telah lebih dulu mengamankan hak siar untuk Piala Dunia Wanita 2027 dan 2031 untuk wilayah Amerika Serikat dan sekitarnya.

Disney+ dipercaya mengeluarkan kocek lebih dalam untuk mengamankan siaran UWCL ini. Tak cuma duit, mereka juga menawarkan kualitas produksi yang lebih bagus, juga peliputan yang lebih esktensif terhadap UWCL.

Aplikasi Disney Plus Hotstar. Foto: kumparan

Bagus, tapi Bikin Pusing Suporter

Meski hak siar ini menjadi investasi besar bagi perkembangan sepak bola wanita, ada kekhawatiran tersendiri soal beragamnya penyedia platform penyiaran. Kekhawatiran ini terutama muncul dari kalangan suporter.

Tentu, fans yang setiap pertandingan berangkat ke stadion untuk mendukung langsung tim kesayangan mereka tidak terlalu banyak. Secara jumlah, jauh lebih banyak yang mengandalkan televisi atau siaran streaming untuk mendukung para pemain jagoan mereka.

Nah, terlalu banyaknya platform streaming ini tentu menguras duit para penggemar yang mau mendukung dan menonton secara live penampilan tim kesayangan mereka. Di Inggris saja, ada enam penyedia siaran untuk sepak bola wanita. Mereka adalah:

  • BBC dan Sky yang berbagi menyiarkan Liga Inggris Wanita

  • TNT Sports dan Channel 4 yang berbagi siaran Piala FA

  • ITV yang menyiarkan pertandingan timnas wanita Inggris (+ BBC untuk turnamen besar)

Kalau harus ditambah Disney pula, tentu habis uang para fans untuk berlangganan enam platform streaming. Apalagi, musim depan ada tiga klub Inggris yang berlaga di UWCL, yaitu Chelsea, Arsenal, dan Manchester United.

Kalau begini, bukankah wajar saja kalau streaming ilegal akan tetap tumbuh meski diberantas berkali-kali?

instagram embed