Garudayaksa Women Sambut IWL, Seimbangkan Chemistry Dalam-Luar Lapangan

Garudayaksa Women FC terus mematangkan persiapan jelang bergulirnya Indonesia Women’s League (IWL) 2026/27. Sesi latihan digelar di Garudayaksa Football Academy, Bekasi, Jawa Barat, Selasa (6/10).
Dalam sesi tersebut, para pemain menjalani latihan dengan intensitas cukup tinggi. Mereka juga berlatih tanding menghadapi tim Garudayaksa Akademi sebagai bagian dari persiapan Garudayaksa Women menuju IWL yang dimulai pada 17 Oktober mendatang.
Pelatih Kepala Garudayaksa Women, Yopie Riwoe, mengatakan bahwa persiapan tim sejauh ini berjalan dengan baik. Selain kondisi pemain yang sehat, fasilitas yang disediakan klub juga membantu tim dalam menjalani persiapan.
“Soal sejauh mana persiapannya… ya sejauh yang kami bisa harapkan untuk anak-anak bisa perform-nya bagus pada saat nanti liga. Kami juga berusaha semaksimal mungkin untuk bisa tampil baik di Pra-Liga Women nanti,” kata Yopie kepada kumparanBOLANITA di Garudayaksa Football Academy, Bekasi, Selasa (6/10).
Banyak Pemain Timnas, Tunggu Pemain Asing
Saat ini, Garudayaksa Women memiliki 21 pemain untuk berlaga di IWL 2026/27. Beberapa di antaranya merupakan pemain berlabel timnas, seperti Atin Rizky, Fani Supriyanto, Octavianti Dwi Nurmalita, Agnes Hutapea, Remini Rumbewas, dan Marsela Awi.
Namun, Remini dan Awi belum bisa bergabung dengan skuad karena tengah memperkuat Timnas Wanita Indonesia untuk FIFA Matchday di Yordania pada 10 dan 13 Oktober mendatang.
“Karena Remini dan Awi sedang ikut timnas, jadinya ada 19. Dan ya, kami masih menunggu pemain asing, seperti yang sudah disampaikan manajemen bahwa nanti ada pemain asing,” kata eks-asisten pelatih Timnas Wanita Indonesia itu.
Yopie menyebut calon pemain asing Garudayaksa Women berasal dari kawasan Eropa Timur. Jumlahnya diperkirakan mencapai tiga hingga empat pemain, menyesuaikan kebutuhan dan regulasi.
“Mudah-mudahan dalam minggu-minggu dekat ini sebelum kompetisi berjalan, ya dua atau tiga minggu ini mudah-mudahan mereka sudah ada, supaya bisa berlatih bersama untuk bergabung dengan Garudayaksa Women,” ujar Yopie.
Di tengah persiapan tersebut, pemain Garudayaksa Women, Feni Binsbarek, mengatakan sedang membangun kebersamaan dengan rekan-rekan barunya. Eks pemain Maudoko FC, klub Timor Leste, itu juga mengaku tak kesulitan beradaptasi karena sudah mengenal beberapa pemain Garudayaksa sebelumnya.
“Sejauh ini tidak sulit karena saya dan beberapa pemain lainnya juga sering ketemu di (Piala) Pertiwi,” ujar Feni.
Garudayaksa Women menjadi salah satu tim yang lebih dulu menjalani pemusatan latihan jelang IWL. Nastasia Suci Ramadhani, pemain yang pernah membela Timnas Wanita Indonesia U-19, menyebut persiapan tim sudah berlangsung selama lebih dari satu bulan.
“Soalnya kita TC duluan kan Garudayaksa daripada tim-tim yang lain. Jadi menurut aku udah lumayan panjanglah Garudayaksa,” ujar Nastasia.
Meski begitu, Nastasia menilai masih ada beberapa hal yang perlu dilengkapi sebelum tim benar-benar siap tampil di IWL.
“Kesiapan 90 (persen). 80 sampai 90-an lah,” kata Nastasia saat ditanya mengenai persentase kesiapan Garudayaksa Women menuju IWL.
Bangun Chemistry Antarpemain
Sementara itu, Yopie juga memberi perhatian pada pembangunan chemistry antarpemain. Menurutnya, hubungan antarpemain itu perlu dibangun bukan hanya saat latihan dan pertandingan, tetapi juga di luar lapangan.
“Harapan kami dari pemain dari belakang sampai depan mereka sudah bisa mendapat chemistry yang baik untuk nanti menghadapi pertandingan,” ucap Yopie.
“Jadi chemistry itu kami sudah sampaikan bahwa jangan hanya berharap chemistry itu di lapangan, tapi di luar lapangan juga coba membangun komunikasi di antara teman, di antara pemain supaya mereka juga cepat akan apa akan membantu mereka untuk bisa dapat chemistry-nya nanti di lapangan,” lanjutnya.
Garudayaksa Women menjadi salah satu dari enam klub yang akan tampil di IWL 2026/27. Kompetisi tersebut dijadwalkan mulai bergulir pada 17 Oktober 2026 di Stadion Soemantri Brodjonegoro, Jakarta.
