Habis Pensiun Main Bola, Alex Morgan Kini Jadi Investor di Mantan Klubnya
·waktu baca 2 menit

Kurang dari setahun usai memutuskan gantung sepatu, Alex Morgan kini kembali lagi ke dunia sepak bola. Kali ini bukan sebagai pemain, melainkan sebagai salah satu pemilik San Diego Wave, mantan klubnya sekaligus salah satu tim kuat yang berlaga di National Women’s Soccer League (NWSL), Amerika Serikat.
Morgan mengakhiri kariernya di Wave pada musim lalu setelah bergabung sejak musim perdana klub pada 2022. Ia memutuskan pensiun setelah hamil anak kedua.
“San Diego adalah rumah saya sekarang. Di sini, saya membesarkan anak-anak dan menemukan tujuan baru setelah berhenti bermain bola,” ucap Morgan, dikutip dari The Guardian pada Selasa (13/5).
“Saya sudah percaya dengan Wave FC, bahkan sebelum mereka memainkan pertandingan pertamanya. Sekarang, saya bangga bisa ikut berinvestasi, bukan cuma sebagai pemain, tapi juga sebagai bagian dari masa depan klub ini,” sambungnya.
Morgan kini resmi menjadi pemilik minoritas San Diego Wave. Meski begitu, pihak klub tidak mengungkapkan secara detail berapa persen kepemilikan yang dimiliki Morgan saat ini.
Wave sendiri sekarang dimiliki mayoritas oleh keluarga Levine Leichtman, yang membeli klub ini dari pemilik sebelumnya, Ron Burkle, senilai USD113 juta atau setara Rp1,8 triliun pada akhir 2024.
Sejak berganti kepemilikan, Wave mengalami banyak perubahan. Jill Ellis, mantan pelatih Timnas Wanita Amerika Serikat yang menjabat sebagai presiden klub, mundur pada Desember 2024 setelah dituduh menciptakan lingkungan kerja yang toxic.
Wave juga merekrut eks pelatih Arsenal Women, Jonas Eidevall, dan melepas gelandang Jaedyn Shaw ke North Carolina Courage.
“Alex (Morgan) dari dulu memang punya visi untuk membawa dampak positif di luar lapangan. Dengan menjadi investor, dia menunjukkan kepemimpinannya sekaligus komitmen untuk membangun masa depan klub ini,” ujar Lauren Leichtman, pemilik utama Wave.
Morgan dikenal sebagai salah satu pemain paling berprestasi dalam sejarah Timnas Wanita AS. Ia pernah menjuarai Piala Dunia Wanita (2015 & 2019), meraih emas Olimpiade (2012), serta memenangkan gelar NWSL Championship bersama Portland Thorns (2013) dan NWSL Shield (juara musim reguler) bersama San Diego Wave (2023).
Bersama klub papan atas Prancis, Olympique Lyonnais, Morgan juga sukses menyabet tiga gelar di musim 2016/17, yaitu Liga Champions Wanita, Division 1 Féminine, dan Coupe de France Féminine.
Setelah pensiun, Morgan pernah bilang jika dirinya ingin berinvestasi di dunia olahraga wanita. Kini, ia menepati janjinya.
Selain Wave, wanita yang kini menginjak usia 35 tahun itu juga mendirikan perusahaan modal ventura bernama Trybe Ventures dan menjadi investor di liga basket wanita 3-on-3, Unrivaled.
