Jaksa Spanyol Gugat Luis Rubiales usai Lakukan Pelecehan Seksual

9 September 2023 15:03
·
waktu baca 2 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Luis Rubiales, Presiden Federasi Sepak Bola Spanyol Foto: Thomas Coex / AFP
ADVERTISEMENT
Kasus yang menyeret Presiden Federasi Sepak Bola Spanyol (RFEF), Luis Rubiales, berbuntut panjang. Kini, jaksa negara Spanyol telah menggugat Rubiales ke Pengadilan Negeri Spanyol pada Jumat (8/9) kemarin.
ADVERTISEMENT
Diwartakan ESPN, Rubiales digugat karena terbukti telah melakukan tindakan pelecehan seksual dan pemaksaan kepada seorang pemain Timnas Wanita Spanyol tanpa persetujuannya.
"Jaksa negara Spanyol menuduh Rubiales melakukan pelecehan seksual karena mencium bibir seorang pemain setelah final Piala Dunia Wanita," ucap seorang staf kantor kejaksaan negara dikutip dari ESPN.
Jaksa mengajukan kasus Rubiales ke Pengadilan Nasional Spanyol, tepat dua hari setelah Hermoso melakukan laporan atas kasus serupa.
Menurut undang-undang persetujuan seksual yang disahkan tahun lalu, Rubiales terancam denda atau hukuman penjara satu hingga empat tahun jika terbukti melakukan pelecehan seksual. Undang-undang tersebut baru saja menghilangkan perbedaan antara "sexual harrasment" dan "sexual assault", yang artinya akan memberikan sanksi terhadap tindakan seksual apa pun yang tidak konsensual.
ADVERTISEMENT
Lebih lanjut, jaksa menambahkan bahwa Rubiales juga terindikasi melakukan pemaksaan terhadap Jennifer Hermoso. Presiden RFEF itu diduga menekan Hermoso agar membelanya sesaat setelah kasusnya ramai.
Luis Rubiales, Presiden Federasi Sepak Bola Spanyol dan Rocio Galvez saat penyerahaan medali Piala Dunia Wanita. Foto: FRANCK FIFE / AFP
Rubiales mengaku bahwa ciuman itu dilakukan secara konsensual. Namun, Hermoso membantah hal itu dalam pernyataan yang dirilisnya serta serikat pemain Spanyol, Futpro.
Kini, Jaksa telah meminta hakim agar Rubiales hadir di hadapan pengadilan untuk memberikan kesaksian awal. Jika hakim Pengadilan Nasional menyetujui pemeriksaan kasus tersebut, maka akan dilakukan penyelidikan pengadilan secara formal.
Sementara itu, Rubiales juga menghadapi ancaman selain kemungkinan pengadilan pidana. Ia terancam dilengserkan dari kursi presiden RFEF.
Presiden Federasi Sepak Bola Kerajaan Spanyol (RFEF) Luis Rubiales menghadiri sesi latihan Spanyol di tempat latihan Universitas Qatar di Doha pada 19 November 2022, menjelang turnamen sepak bola Piala Dunia Qatar 2022. Foto: Avier Soriano / AFP
Saat ini Rubiales tengah diskors dari jabatannya oleh FIFA sejak 27 Agustus lalu. Rubiales dilarang menjabat selama 90 hari oleh FIFA. Di tengah sanksi yang menjeratnya, Rubiales juga terancam mendapat sanksi lain mulai dari peringatan dan denda bahkan sampai skorsing yang lebih lama dari dunia sepak bola.
ADVERTISEMENT
Tindakan Rubiales memang mencoreng wajah sepak bola Spanyol yang baru saja merengkuh gelar juara Piala Dunia Wanita. Berbagai pihak mengecamnya karena tindakan tak senonoh yang dilakukan Rubiales kepada Hermoso.
"Kami mengecam keras atas apa yang kami lihat. Seorang wanita telah dilecehkan dan diserang. Alasan Rubiales tak ada gunanya. Kami meminta agar undang-udang olahraga diterapkan dan protokol federasi diaktifkan. Orang ini harus mengundurkan diri," ucap Wakil Perdana Menteri Spanyol, Yolanda Diaz melalui Twitter pribadinya.