Kisah Della Citra Ayu Bermain di Prancis bareng Timnas Wanita Indonesia U-17
ยทwaktu baca 3 menit

Della Citra Ayu Anggraini tak pernah menyangka dirinya bakal memiliki kesempatan untuk menimba ilmu sepak bola di Prancis bersama Timnas Wanita Indonesia. Segudang pengalaman didapatnya kala menyambangi negerinya Wendie Renard itu.
Della, pesepak bola putri asal Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, melancong ke Clairefontaine, Prancis, pada 3 sampai 9 Mei 2026. Ia jadi salah satu penggawa Timnas Wanita Indonesia U-17 yang dipilih oleh pelatih Timo Scheunemann.
Della mengaku perasaannya bungah tak karuan. Terlebih pengalaman menimba ilmu di Prancis adalah momen yang langka buat pesepak bola wanita seumuran dirinya. Apalagi saat ini ia masih duduk di bangku kelas 5 SD.
"Pastinya tidak menyangka bisa terpilih masuk timnas dan pergi ke Prancis. Orangtua dan teman-teman juga senang mendengarnya," katanya kepada kumparan, Minggu (24/5).
Sepekan berada di Prancis, ia melakoni berbagai latihan. Mulai dari teknik dasar dan aspek lain dalam sepak bola.
"Sempat akan uji coba di sana. Tetapi batal karena lawannya sudah pulang," terangnya. Della dan pemain lain akhirnya menjalani internal game yang dipimpin oleh pelatih-pelatih dari INF Clairefontaine.
Sempat Grogi
Bertemu banyak pemain yang lebih senior di Timnas Wanita Indonesia U-17 sempat membuatnya grogi. Akan tetapi, perlahan Della dan yang lain mampu membaur bersama.
"Awalnya grogi dan tidak menyangka bisa bermain bersama. Ternyata teman-teman baik semua orangnya," ujarnya.
Selama berada di Prancis, Della satu kamar dengan Lintang, penggawa Arema. Menurut dia rekannya itu seru.
"Terkadang kak Lintang nyebelin, tetapi dia orangnya seru," ujarnya sambil tersenyum.
Selama mengikuti training camp, banyak pengalaman yang didapatkannya. Utamanya teknik dasar dalam sepak bola, termasuk memperdalam tata cara passing.
"Saya merasa lebih bagus melakukan passing dan dribbling. Passing saya lebih akurat," jelasnya.
Menikmati Prancis
Beragam kuliner asal Prancis dicoba perempuan kelahiran Kabupaten Kudus itu. Namun, ia kesulitan untuk mendapatkan nasi selama berada di Prancis.
Bercita-cita menjadi pesepakbola profesional, Della berkeinginan bermain di negara Jepang.
"Banyak pemain bagus di Jepang. Jadi ingin bermain di Jepang," ucap pesepakbola yang mengidolakan Claudia Scheunemann itu.
Selama menimba ilmu di Prancis, dia kerap mendapatkan masukan dari Timo Scheunemann itu. Bahkan dia pernah diomelin oleh Coach Timo.
"Pernah diomelin gara-gara salah posisi. Lalu diingatkan kalau posisi saya seharusnya di sini, bukan di situ," ujarnya.
Della saat ini tengah fokus untuk berlaga di Hydroplus Soccer League kategori U-15. Dia memperkuat tim sepak bola Spegaku Balistha.
Saat ini, tim Spegaku Balistha berada di peringkat empat Hydroplus Soccer League. Spegaku Balistha mengoleksi 34 poin dari 14 kali pertandingan. Klub sepak bola asal SMP 3 Kudus itu meraih 11 kali kemenangan, satu kali hasil seri dan dua kali kekalahan.
Pemuncak klasemen sementara Hydroplus Soccer League ditempati oleh Scorpion FC dengan 42 poin. Sedangkan peringkat kedua diisi Putri Surakarta dengan 37 poin dan peringkat ketiga ditempati Samba Persada Women dengan 34 poin.
Della juga memberikan pesan kepada juniornya yang ingin menjadi pesepak bola. Ada berbagai hal yang perlu dilakukan untuk menjadi pesepak bola top.
"Tipsnya rajin berlatih dan berdoa supaya bisa menjadi pesepakbola yang baik dan punya kesempatan main di luar negeri," imbuhnya.
