La Futbol Community: Komunitas buat Wanita Pencinta Sepak Bola, Ada di 8 Kota
·waktu baca 3 menit

Di tengah minimnya wadah untuk wanita bisa menyalurkan hobi bermain sepak bola, hadirlah La Futbol Community. Komunitas sepak bola khusus wanita ini diprakarsai oleh Muhamad Safi’i, pria asal Yogyakarta, pada 29 Mei 2025.
Nama komunitas La Futbol sendiri diambil dari Bahasa Spanyol. “La” yang merupakan keterangan buat subjek feminin atau perempuan, sementara “Futbol” berarti sepak bola.
Awalnya, La Football Community hanya membuka chapter di Yogyakarta. Tapi kini, sudah berkembang ke berbagai kota di Pulau Jawa.
“Alasan saya membentuk komunitas ini karena sebelumnya saya punya komunitas yang cowok. Terus ada beberapa cewek yang mau gabung. Saya mikir, kasihan kalau cewek gabung ke cowok. Ya udah kita coba untuk mewadahi. Ternyata, respons dari teman-teman cewek-cewek itu luar biasa,” kata Safi’i kepada kumparanBOLANITA di Koci Soccer Field, Depok, Jawa Barat, Minggu (28/9).
Saat ini, La Futbol Community sudah hadir di Jabodetabek, Surabaya, Semarang, Solo, Wonosobo, Temanggung, Magelang, dan Yogyakarta. “Bulan depan, kita buka di Bali,” ucap Safi’i.
Anggota di La Futbol Community ini cukup beragam. Mulai dari anak-anak yang masih bersekolah, hingga perempuan yang sudah bekerja.
“Kemarin di chapter Surabaya ada yang usia sembilan tahun, di Solo juga ada yang masih SMP. Jadi bisa dibilang, ini dari semua usia, yang penting cewek mau seru-seruan bareng La Futbol. Kita welcome,” tutur Safi’i.
Menariknya, di setiap chapter memiliki agenda rutin. Salah satunya Fun Games yang digelar dua kali setiap bulannya.
“Selain itu ada yang namanya Champion. Kalau Champion itu kita bertemu antar-kota, antar-chapter itu empat bulan sekali,” jelas Safi’i.
“Pertama kali diadakan itu di bulan Juli 2025 kemarin di Yogyakarta. Rencana yang kedua nanti di Solo di bulan November atau Desember,” sambungnya.
Tidak Dipungut Biaya Pendaftaran
Bagi yang ingin bergabung ke La Futbol Communty, tidak perlu khawatir mengenai biaya. Karena kata Safi’i, biaya pendaftarannya gratis.
“Tetapi kalau mau ikut Fun Game itu ada biayanya. Jadi kita iuran untuk sewa lapangan, fotografer, videografer, buat sewa jersi juga. Karena nanti teman-teman bikin jersi untuk setiap tim,” ucap Safi’i.
Jadi Opsi Olahraga yang Seru
Mulai dari mengisi waktu luang, menyalurkan hobi bermain sepak bola, hingga mencari teman baru, berikut testimoni mereka yang bergabung di La Futbol Community.
“Karena aku kan kerja di pemerintahan yang dari hari Senin jam 8 sampai jam 4 sore harus datang (ke kantor). Jadi aku agak suntuk. Jadi biasanya pulang kerja tuh, daripada pulang ke rumah, aku pengin cari kegiatan. Jadinya aku ikut ini buat isi waktu luang,” ujar Mira Nurjannah.
“Karena aku suka main futsal dari SMA, dari sekolah, udah main futsal, mini soccer, terus fun soccer,” kata Odhit.
“Awalnya ngelihat di media sosial, kayaknya seru main bola bareng cewek-cewek. Udah lama juga nggak main bola. Jadi kayaknya mau nemuin temen-temen baru yang punya hobi sama, dan buat olahraga juga,” ungkap Misha Shariva.
Harap Bangkitkan Semangat Para Wanita di Sepak Bola
Dengan adanya komunitas La Futbol ini, Safi’i berharap bisa membangkitkan semangat para wanita di Indonesia yang ingin bermain sepak bola.
Menurutnya, komunitas ini bukan hanya menjadi wadah bermain sepak bola, tapi juga sebagai bentuk dukungan agar sepak bola wanita ke depannya bisa berkembang lebih baik.
“Syukur-syukur nanti kalau ada liga, semuanya sudah siap. Siapa tahu nanti dari komunitas yang fun ini, bisa membentuk klub untuk menyumbangkan ketika nanti ada liga putri di Indonesia,” pungkas Safi’i.
