Kumparan Logo

Marta: Piala Dunia Wanita 2023 akan Jadi yang Terakhir bagi Saya

kumparanBOLANITA

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Pesepak bola perempuan, Marta Vieira da Silva. Foto: Mauro Pimentel/AFP
zoom-in-whitePerbesar
Pesepak bola perempuan, Marta Vieira da Silva. Foto: Mauro Pimentel/AFP

Pesepak bola wanita asal Brasil, Marta Vieira da Silva, memutuskan untuk menjadikan Piala Dunia Wanita 2023 sebagai edisi terakhirnya. Keputusan tersebut diambil terlepas dia mampu membawa As Canarinhas—julukan Timnas Brasil—juara Piala Dunia Wanita atau tidak. Dalam lima Piala Dunia yang ia ikuti sebelumnya, Brasil tak sekali pun juara.

“Ya, ini akan menjadi Piala Dunia terakhir saya. Kita harus memahami bahwa sudah tiba saatnya bagi kami untuk memprioritaskan hal-hal lain,” ungkap Marta kepada media lokal Brasil, seperti dilansir Reuters, Senin (3/7).

“Saya harus bersyukur telah hidup bersama timnas selama bertahun-tahun. Memiliki kesempatan untuk tampil di Piala Dunia yang keenam adalah sesuatu yang berharga bagi saya,” imbuhnya kemudian.

Kendati menjadikannya sebagai edisi terakhir, namun, sang pelatih, Pia Sundhage, mengungkapkan bahwa ada kemungkinan bagi Marta untuk tidak langsung masuk dalam starting line up Timnas Brasil di Piala Dunia 2023. Hal itu dikarenakan ia baru pulih dari cedera lutut kiri yang dideritanya beberapa waktu lalu.

instagram embed

Mengutip Reuters, pada 2022 lalu, Marta menjalani operasi ACL yang membuatnya terpaksa absen selama 11 bulan. Sundhage, yang memimpin Timnas AS meraih dua medali emas Olimpiade, baru memanggil Marta untuk bertanding di laga persahabatan melawan Inggris dan Jerman pada April lalu. Ia tak bermain dalam kedua pertandingan tersebut karena alasan kebugaran. Meski begitu, ia tampil sebagai pemain pengganti pada laga melawan Chile dua hari lalu.

Marta Vieira da Silva merupakan legenda sepak bola wanita asal Negeri Samba, Brasil. Ia sudah memulai debutnya di tim nasional sejak Piala Dunia 2003. Saat itu, ia masih menginjak usia 17 tahun, yang menjadikannya sebagai salah satu pemain termuda di Piala Dunia 2003.

Kini, Marta dkk akan kembali bersaing dengan beberapa tim dari seluruh penjuru dunia untuk memperebutkan trofi empat tahunan itu. As Canarinhas tersebut berada di Grup F Piala Dunia Wanita 2023 bersama Jamaika, Panama, dan Prancis, tim yang menyingkirkan Brasil di babak 16 besar pada empat tahun lalu.

instagram embed