Kumparan Logo

Masalah Gaji Tak Kunjung Usai, Timnas Kanada Ancam Mogok Piala Dunia Wanita

kumparanBOLANITA

ยทwaktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Foto tim nasional wanita Kanada. Foto: Website Resmi Timnas Nasional Wanita Kanada
zoom-in-whitePerbesar
Foto tim nasional wanita Kanada. Foto: Website Resmi Timnas Nasional Wanita Kanada

Tengah terjadi perselisihan antara para pemain Timnas Wanita Kanada dengan Asosiasi Sepak Bola Kanada (CSA). Pasukan Kanada mengancam tak akan berlaga di Piala Dunia Wanita 2023 jika sengketa gaji mereka tak segera dituntaskan.

Diwartakan Sportstar, permasalahan mengenai gaji ini sebenarnya telah terjadi sejak Februari 2023 lalu saat akan berlaga pada Piala SheBelives di Amerika Serikat. Kala itu, mereka memboikot aktivitas latihan dan mengancam tak akan bermain di gelaran tersebut.

Akan tetapi, hal tersebut baru gertakan, para penggawa Kanada tetap main di Piala SheBelieves. Namun, mereka berjanji akan mogok pada turnamen selanjutnya jika persoalan gaji itu tak segera dibereskan.

Empat bulan berselang, tepatnya pada Juni, nyatanya CSA tak kunjung menuntaskan persoalan tersebut. Kini, para penggawa Kanada mengancam tak akan berlaga di Piala Dunia serta mogok latihan di Pra-Piala Dunia yang rencananya dimulai pada 28 Juni esok.

"Kami sebenarnya tidak ingin sampai kami tidak terbang (ke Piala Dunia), tetapi saatnya tiba di mana kami ingin itu (gaji) dituntaskan sehingga sebagai pemain kami tidak harus menghadapinya saat melakukan persiapan (Piala Dunia)," tutur penggawa Timnas Wanita Kanada, Christine Sinclair, dikutip dari Sportstar.

"Kami, tim wanita telah mengatakan kepada CSA bahwa kami membutuhkan kesepakatan setidaknya untuk Piala Dunia dan tahun ini sebelum kami menuju ke sana. Saya pikir itu akan terjadi. Apakah ini akan menjadi kesepakatan jangka panjang? Tidak. Tapi, sesuatu akan dilakukan sebelum Piala Dunia dimulai," sambung Sinclair.

Persoalan gaji itu memanas disinyalir karena pergantian kepengurusan di CSA. Akibatnya, beberapa hal tak segera tuntas karena bergantinya pengurus memakan waktu yang cukup lama.

"Jelas ada banyak pergantian di CSA dalam beberapa bulan terakhir. Kami tahu ini akan menjadi pertarungan. Kami juga tahu itu akan memakan waktu," ucap Sinclair.

Timnas Wanita Kanada saat menjadi juara Olimpiade 2020. Foto: Twitter/@canadasoccerEN

Timnas Wanita Kanada yang merupakan jawara Olimpiade 2020 memang tak memiliki kesepakatan kerja bersama sejak 2021. Forbes menyebut jika kesepakatan sebenarnya telah tercapai antara pihak federasi dan tim untuk tahun 2022, namun ada beberapa masalah lainnya juga yang belum dituntaskan.

Di sisi lain, permasalahan yang sama juga sebenarnya menimpa di tim pria Kanada. Ada beberapa kesepakatan yang kabarnya belum tuntas hingga saat ini.

"Saya tidak tahu semua detail di tim pria, tapi kami menghadapi masalah yang sama. Saya pikir, kami sebagai pemain khawatir bahwa tim nasional akan tertinggal, terlebih jika melihat dukungan federasi lain kepada tim nasionalnya, mereka memasukkan program pembinaan usia muda, lalu mengurus liga secara profesional," lanjut Sinclair.

"Jika kita (Timnas Kanada) ingin tetap bersaing, ya, beberapa hal harus segera diubah dan dituntaskan," sambungnya.

Permasalahan mengenai gaji pemain ini sebenarnya tak hanya menimpa timnas Kanada. Sebelumnya, timnas wanita Amerika Serikat juga sempat didera masalah serupa selama bertahun-tahun. Namun, federasi sepak bola Amerika Serikat berhasil menuntaskannya pada 2022 lalu.

Sementara itu, Kanada tergabung di grup B pada Piala Dunia Wanita bersama tuan rumah Australia, Nigeria, dan Irlandia. Mereka akan melakoni laga pertama kontra Nigeria pada 21 Juli mendatang di Melbourne Rectangular Stadium, Australia.