Noa Leatomu Resmi Gabung Klub Jerman, Alemannia Aaachen
·waktu baca 2 menit

Kabar baik datang dari sepak bola wanita Indonesia. Noa Leatomu, diaspora Indonesia asal Belanda, resmi bergabung dengan salah satu klub profesional di Jerman, Alemannia Aaachen.
Hal itu dikonfirmasi langsung oleh Noa Leatomu kepada kumparanBOLANITA. Noa akan bermain untuk Alemannia Aaachen pada musim 2024/25 ini.
"Yap, Alemannia Aaachen adalah klub baruku untuk musim ini (2024/25)," tulis Noa melalui pesan WhatsApp pada Minggu (25/8) malam WIB.
Sementara itu, pihak klub juga sempat memposting kabar bergabungnya Noa ke Alemmania Aachen. Noa jadi salah satu dari enam rekrutan terbaru yang didatangkan oleh Alemannia Aachen untuk musim 2024/25.
Alemmania Aachen Frauen merupakan tim sepak bola wanita yang berbasis di Kota Aaachen yang letaknya berada di Jerman Barat. Jaraknya sekitar 641 kilometer dari Ibu Kota Jerman, Berlin.
Di musim 2024/25, Alemannia Aachen bakal berkompetisi di Divisi 3 Liga Sepak Bola Wanita Jerman. Klub Noa akan mentas di Regionalliga West atau Liga Regional Barat.
Motivasi Tinggi di Tim Baru
Dalam karier Noa Leatomu, Alemannia Aachen merupakan klub profesional kedua yang sudah dibelanya. Sebelumnya, pemain kelahiran 7 November 2003 itu sempat membela KRC Genk di Belgia pada musim 2023/24.
Kini, bersama Alemannia Aaachen, Noa mengungkap punya dua target pribadi dengan tim barunya. Secara individu, ia ingin meningkatkan kemampuannya sebagai pemain. Untuk tim, ia ingin membawa timnya ke posisi yang bagus di akhir musim.
Noa juga bilang, bergabungnya dengan Alemannia Aachen diharapkan bisa berdampak pada kemampuan individualnya jika sewaktu-waktu mendapat panggilan Timnas Wanita Indonesia.
"Aku punya banyak harapan sebagai pemain, meningkatkan diri lebih jauh dan tentunya bisa kembali lebih kuat untuk tim nasional. Itu adalah tujuan pribadiku," tulis pemain yang dominan bermain di posisi wing back kanan itu.
"Tetapi untuk tim, aku harap kami dapat mencapai banyak hal bersama dan mendapat posisi yang baik di liga," tutup Noa Leatomu.
