Kumparan Logo

Piala Asia Wanita 2026: Australia ke Final usai Singkirkan Juara Bertahan China

kumparanBOLANITA

ยทwaktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Timnas Wanita Australia menghadapi China di semifinal Piala Asia Wanita 2026, Selasa (17/3). Foto: AFC
zoom-in-whitePerbesar
Timnas Wanita Australia menghadapi China di semifinal Piala Asia Wanita 2026, Selasa (17/3). Foto: AFC

Timnas Wanita Australia berhasil amankan satu spot di final Piala Asia Wanita 2026 usai menyingkirkan China, tim tersukses di sejarah turnamen dengan sembilan gelar juara. Duel semifinal di Perth Stadium, Selasa (17/3) itu berakhir dengan skor 2-1.

Ini bakal jadi kali kelima Matilda ke final Piala Asia Wanita. Sebelumnya, mereka catatkan torehan yang sama pada 2006, 2010, 2014, dan 2018. Dalam empat kesempatan sebelumnya, mereka cuma mampu menyegel satu trofi pada edisi 2010.

Nantinya, tuan rumah Australia bakal menantang pemenang semifinal kedua antara Jepang vs Korea Selatan. Laga puncak akan berlangsung di Stadium Australia, Sydney, Sabtu (21/3). Bisakah Australia jadi juara di rumahnya?

Starting XI China vs Australia di Piala Asia Wanita 2026

China: Peng Shimeng, Chen Qiaozhu, Wu Haiyan, Zhang Chengxue, Yao Wei, Wang Aifang, Zhang Linyan, Zhang Rui, Wurigumula, Shao Ziqin.

Australia: Mackenzie Arnold, Clare Hunt, Stephanie Catley, Alanna Kennedy, Ellie Carpenter, Kaitlyn Torpey, Mary Fowler, Katrina Gorry, Kyra Cooney-Cross, Caitlin Foord, Sam Kerr.

Australia vs Korea Utara di perempat final Piala Asia Wanita 2026 di Perth Rectangular Stadium, Jumat (13/3). Foto: Dok. AFC

Jalannya Pertandingan

"Final kepagian" ini langsung dimulai dengan tensi permainan yang cukup tinggi. Menghadapi tuan rumah, China tampak seperti tak punya beban sama sekali.

Tapi, absennya bintang China, Wang Shuang, imbas akumulasi kartu kuning cukup terasa di lini serang. Steel Roses kehilangan false nine yang kerap jadi pemantul bola di lini depan. Namun, China tetap tampil agresif dengan adanya Zhang Linyan dan Wang Yanwen.

Kendati terus diserang, Australia justru bisa unggul lebih dulu lewat Caitlin Foord di menit 17. Skema golnya cukup simpel. Ini bermula dari build up di tengah lalu diteruskan ke Cooney-Cross yang bergerak di sisi kanan.

Cooney-Cross lakukan penetrasi dan kirim umpan terobosan ke Mary Fowler di kotak. Setelahnya bola jatuh di kaki Caitlin Foord, satu sentuhan Foord berhasil mengoyak jala China.

Tak butuh waktu lama buat China untuk samakan skor. Adalah Zhang Linyan yang catatkan namanya di papan skor pada menit 26 lewat titik putih setelah sebelumnya ia dilanggar Mackenzie Arnold di kotak penalti.

Babak pertama berakhir dengan skor 1-1. Tingginya tensi juga membuat wasit keluarkan tiga kartu kuning, dua untuk China, dan satu lainnya untuk Matilda.

Pertandingan perempat final Piala Asia Wanita 2026 antara China vs Taiwan, Sabtu (14/3). Foto: AFC

Strategi couter attack Australia yang diterapkan sejak babak pertama benar-benar mematikan. Kali ini, Matilda kembali unggul lewat skema serangan balik cepat di awal babak kedua.

Ini bermula dari serangan dari tengah yang diinisiasi Sam Kerr. Kerr lalu melebarkan bola ke kiri saat melihat pergerakan Caitlin Foord. Di final third, Foord kembalikan bola dengan umpan terobosan ke Sam Kerr yang berujung gol di menit 58'.

Kebobolan bikin China terlecut untuk samakan kedudukan. Tapi, serangan-serangan mereka selalu mampu diredam oleh barisan pertahanan Australia yang dikomandoi Clare Hunt.

Di titik ini, absennya Wang Shuang cukup terasa bagi Steel Roses. China kehilangan penyerang dengan insting tajam di depan gawang lawan.

Sementara itu, Australia masih menerapkan strategi yang sama dari menit pertama. Mereka menunggu di area permainan sendiri lalu menyerang balik China dengan cepat kemudian andalkan eksplosivitas Sam Kerr di lini depan.

Upaya kedua tim di sisa waktu babak kedua tak ada yang berbuah gol. Laga berakhir, tuan rumah Australia berhak atas tiket final. Selamat Matilda!

embed from external kumparan