Kumparan Logo

Profil Nasywa Salsabila Fatah, Striker Tajam Garuda Muda Pertiwi

kumparanBOLANITA

·waktu baca 4 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Nasywa Salsabila Fatah, pemain Timnas Wanita Indonesia U-16. Foto: Antika Fahira/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Nasywa Salsabila Fatah, pemain Timnas Wanita Indonesia U-16. Foto: Antika Fahira/kumparan

Nama Nasywa Salsabila Fatah mungkin sudah tidak asing lagi di telinga pencinta sepak bola wanita Indonesia. Striker muda kelahiran Solok ini mencuri perhatian lewat penampilan gemilangnya bersama Timnas Wanita Indonesia di Piala AFF Wanita U-16 2025 dan Kualifikasi Piala Asia Wanita U-20.

Tak hanya jadi andalan di lini depan Garuda Muda Pertiwi, Awa—begitu ia akrab disapa—juga keluar sebagai top scorer di turnamen tersebut dengan torehan empat gol. Ia berbagi gelar dengan Pemain Thailand, Phattamon Saengta, dan pemain Malaysia, Nur Laila Syamila.

Namun, pencapaian yang diraih Nasywa tidak datang secara instan. Ada banyak cerita menarik di balik langkahnya hingga kini menjadi salah satu pemain muda paling menjanjikan di Garuda Pertiwi.

Nasywa Salsabila Fatah jadi top scorer Piala AFF Wanita U-16 2025. Foto: PSSI

Masuk Timnas Berbagai Kelompok Umur

Februari 2025 jadi momen pertama Nasywa merasakan atmosfer internasional. Namanya masuk daftar pemain untuk turnamen antar-universitas di Jepang, 25th University Women’s Soccer Regional Competition. Di sana, ia menghadapi tim-tim kuat universitas seperti Kanto B Selection, Tokai Selection, hingga Kanto Selection.

Kemudian, pada Juni 2025, pemain berusia 15 tahun tersebut kembali dipercaya memperkuat Garuda Muda Pertiwi di Piala AFF U-19 Vietnam. Indonesia pulang dengan medali perunggu setelah menaklukkan Myanmar lewat adu penalti. Nasywa pun turut menyumbang dua gol di turnamen itu.

Penampilannya yang konsisten membuka jalan ke level senior. Namanya masuk dalam daftar pemain yang dipanggil di Kualifikasi Piala Asia Wanita 2026—meski akhirnya tak bermain di kompetisi tersebut.

Setelah itu, Nasywa juga tampil di Kualifikasi Piala Asia Wanita U-20 2025 di Myanmar pada Agustus. Indonesia finis sebagai runner-up grup usai ditahan imbang India dan Myanmar. Meski tampil baik, Nasywa dkk gagal ke putaran final karena hanya juara grup saja yang lolos.

Panggung terakhirnya sejauh ini adalah Piala AFF Wanita U-16 2025 di Solo. Untuk pertama kalinya, Indonesia menembus semifinal, meski akhirnya finis di peringkat empat. Dari turnamen inilah Nasywa benar-benar bersinar: empat gol yang ia cetak mengantarkannya meraih gelar top scorer.

Tiga gol ia sarangkan ke gawang Malaysia saat Indonesia menang 4-0, sementara satu lainnya tercipta saat melawan Timor Leste di fase grup.

“Alhamdulillah, mungkin karena latihan yang rajin sih, jangan pantang menyerang. Terus juga doa orang tua dan keluarga,” kata Nasywa saat dijumpai tim kumparanBOLANITA di Lapangan Chandradimuka Pusdikif, Bandung, Minggu (21/9).

“Terus juga mungkin kemarin karena teman-teman satu tim main dengan bagus dan bisa mengalirkan bola ke depan dengan baik dan alhamdulillahnya bisa cetak gol yang cukup lumayan,” imbuhnya.

Prestasi ini turut membuat keluarganya bangga. “Bangga banget sih, kayak alhamdulillah keren gitu,” katanya.

Nasya Salsabila Fatah, pemain Timnas Wanita Indonesia U-16. Foto: Antika Fahira/kumparan

Dari Futsal ke Pencak Silat, Berakhir di Sepak Bola

Sebelum mantap menekuni sepak bola, Nasywa sempat mencoba cabang olahraga lain. Saat SD, ia aktif di ekskul futsal kemudian beralih ke pencak silat.

“Sebenarnya tuh aku SD main futsal, di ekskul aja, sekolah sama teman-teman gitu. Terus COVID, udah berhenti dulu main futsalnya. Udah jaranglah ekskul futsal. Akhirnya aku masuk Perisai Diri, silat, dan di situ sama saudara juga dilatih,” tutur Nasywa.

Namun, jalan hidup membawanya ke lapangan hijau. Ia mendapat tawaran untuk ikut berlatih bersama Persib Bandung dan sejak itu serius menekuni sepak bola.

“Mungkin untuk sekarang sepak bola sih, karena udah lama juga nggak silat,” ucapnya mantap.

Nasywa Salsabila Fatah dalam sesi konferensi pers after match vs Timor Leste di Piala AFF Wanita U-16 2025. Foto: PSSI

Absen di Kualifikasi Piala Asia Wanita U-17

Sayangnya, Nasywa harus menepi sejenak dari lapangan. Ia mengalami cedera engkel dan kabarnya akan menjalani operasi pada Kamis (25/9).

“Aku cedera engkel. Kondisinya sekarang sebenarnya baik, tapi masih jalanin pemulihan aja, sih,” kata Nasywa.

Cedera tersebut dialami Nasywa ketika bertanding melawan Vietnam di perebutan tempat ketiga Piala AFF Wanita U-16, Jumat (29/8). Ia bahkan sempat terpincang-pincang ketika menerima trofi Top Scorer Piala AFF Wanita U-16 di atas podium.

Karena cedera itu, Nasywa tak bisa tampil di Kualifikasi Piala Asia Wanita U-17 di Myanmar pada 13-17 Oktober mendatang. Namanya juga tak masuk dalam daftar pemain yang dipanggil untuk menjalani pemusatan latihan di Malang, Jawa Timur, pada 21 September hingga 9 Oktober.

Meski tak bisa membela Merah-Putih di panggung internasional, Nasywa tak berkecil hati. Ia tetap mendukung penuh perjuangan rekan-rekannya di lapangan.

“Sedih sih, tapi aku tetap kasih support-lah buat temen-temen. Biar temen-temen nanti tuh bisa mendapatkan hasil yang terbaik di Myanmar nanti. Semangat aja untuk temen-temen,” kata Nasywa.

instagram embed