Kumparan Logo

Si Kembar Mecha-Medina di MLSC Kudus Ini Ternyata Juara O2SN!

kumparanBOLANITA

ยทwaktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Syafaatul Mecha Wijayana dan Syafaatul Medina Wijaya dari SDN Karangsono 2 Mranggen, Kabupaten Demak, Jawa Tengah, sedang berlaga di MilkLife Soccer Challenge Kudus Seri 2 2025/26. Foto: Vega Ma'arrijil Ula/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Syafaatul Mecha Wijayana dan Syafaatul Medina Wijaya dari SDN Karangsono 2 Mranggen, Kabupaten Demak, Jawa Tengah, sedang berlaga di MilkLife Soccer Challenge Kudus Seri 2 2025/26. Foto: Vega Ma'arrijil Ula/kumparan

Ada yang menarik di MilkLife Soccer Challenge (MLSC) Kudus Seri 2 2025/26. Turnamen ini tak cuma diramaikan talenta-talenta muda sepak bola wanita, tetapi juga diikuti dua pasang pemain kembar.

Selain Rara Zenita Fatin dan Rere Zenita Farza, ada pula si kembar Syafaatul Mecha Wijayana dan Syafaatul Medina Wijayana. Keduanya memperkuat SDN Karangsono 2 Mranggen di MLSC Kudus Seri 2 2025/26.

Menariknya, di tengah kesibukan bermain sepak bola, Mecha dan Medina juga baru saja mengikuti Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) tingkat Kabupaten Demak, Jawa Tengah. Kakak beradik itu mewakili tim sepak bola wanita Kecamatan Mranggen.

"Alhamdulillah kemarin di 02SN bisa juara di cabang olahraga sepak bola wanita. Kami menang terus dengan skor 8-0, 11-0, dan 6-0," kata Medina kepada kumparan, Jumat (22/5).

Perempuan yang bermain sebagai sayap kanan itu mengaku bahagia bisa meraih juara di 02SN. Menurutnya, prestasi itu dilampaui dari latihan keras dan disiplin.

"Capek pasti, tetapi senang bisa juara," sambungnya.

Ia mengaku tak kewalahan membagi waktu antara sepak bola dengan sekolah. Biasanya, ia berlatih sepak bola pada sore hari. Kemudian malam harinya belajar.

"Sudah biasa membagi waktu antara latihan dengan belajar. Ke depannya saya bercita-cita bisa masuk timnas," imbuhnya.

Syafaatul Mecha Wijayana dan Syafaatul Medina Wijaya dari SDN Karangsono 2 Mranggen, Kabupaten Demak, Jawa Tengah, sedang berlaga di MilkLife Soccer Challenge Kudus Seri 2 2025/26. Foto: Vega Ma'arrijil Ula/kumparan

Senada, Mecha juga sudah terbiasa untuk membagi waktu antara sepak bola dengan belajar. Ia mengaku tak pernah kesulitan menjalankan keduanya bersamaan.

"Sore latihan, malam belajar. Sejak dulu memang seperti itu. Semoga cita-cita saya menjadi pemain timnas bisa tercapai," imbuhnya.

Kini, keduanya juga memperkuat SDN Karangsono 2 Mranggen di ajang MilkLife Soccer Challenge (MLSC) Seri 2 2025 yang digelar di Kabupaten Kudus, Jawa Tengah. Keduanya tampil apik di ajang fase grup dengan meraih tiga kali kemenangan.

Sementara itu, Pelatih sekaligus Kepala Sekolah SDN Karangsono 2 Mranggen, Khabibi membenarkan keduanya baru saja meraih juara 02SN cabang olahraga sepak bola wanita pada 19 Mei dan 20 Mei 2026. Ia mengaku bangga dengan siswinya itu.

"Alhamdulillah juara, dan mereka tidak kebobolan selama berlangsungnya pertandingan," katanya, Jumat (22/5).

Menariknya, menurut Khabibi keduanya harus dimainkan bersamaan. Sebab, chemistry keduanya berjalan ketika sama-sama dimainkan di lapangan.

"Sebaliknya ketika diganti juga harus diganti keduanya. Kalau hanya satu yang diganti, satunya masih main, permainannya jadi kurang bagus," terangnya.

Menurutnya keduanya memiliki kemampuan yang berbeda-beda. Mecha dinilai lebih bagus sebagai eksekutor. Sedangkan Medina lebih ke pemain tipikal pemikir pengatur strategi.

"Kami mengikuti keduanya sejak U10. Kemampuannya semakin berkembang. Semoga keduanya bisa memperkuat timnas suatu saat nanti," pungkasnya.

instagram embed