Timnas Wanita Indonesia Main di Bandung pada FMD Juni, Lawan Singapura & Kamboja
·waktu baca 2 menit

Timnas Wanita Indonesia akhirnya kembali bermain di kandangnya sendiri. Pada jendela FIFA Women’s Matchday Juni 2026 nanti, Garuda Pertiwi dijadwalkan berlaga dalam turnamen yang diikuti tiga negara di Bandung, Jawa Barat.
Informasi ini didapat ketika Federasi Sepak Bola Kamboja (FFC) memposting jadwal tanding timnas wanitanya untuk periode Juni. Dalam postingan tersebut, tertera bahwa Indonesia, Singapura, dan Kamboja bakal saling berhadapan dalam turnamen yang digelar di Stadion Arcamanik.
Kabar ini lalu dikonfirmasi oleh Anggota Exco PSSI yang juga Ketua Komite Sepak Bola Wanita, Vivin Cahyani Sungkono. Akan tetapi, Vivin belum memberikan detail jadwal pertandingan event tersebut.
“Ya benar, FMD Juni main di Bandung. Pesertanya Indonesia, Singapura, dan Kamboja. Tapi jadwalnya belum keluar,” tulis Vivin saat dihubungi kumparanBOLANITA, Jumat (8/5).
Ini jelas jadi angin segar buat suporter Garuda Pertiwi yang rindu menyaksikan jagoannya bermain di Tanah Air sendiri. Sebab, kali terakhir Claudia Scheunemann cs bermain di Indonesia adalah pada FMD November lalu, di Stadion Maguwoharjo, Sleman.
Sementara itu, perihal skuad, PSSI belum merilis siapa saja pemain yang akan dipanggil jelang FMD Juni nanti. Tapi, kemungkinan besar beberapa diaspora berpeluang untuk memperkuat Garuda Pertiwi.
Katanya, Katarina Stalin akan bergabung dengan skuad Garuda Pertiwi di turnamen tersebut. Sementara untuk Sydney Hopper, ia dipastikan absen karena musimnya bersama klub DBU Women’s Soccer di Amerika Serikat masih berjalan.
"Katarina Stalin bisa ikut, kalau Sydney Hopper ada season on going di US," sambung Vivin Cahyani saat ditanya diaspora yang akan gabung.
Bermain di kandang sendiri pada jendela FMD jelas jadi keuntungan bagi Timnas Wanita Indonesia untuk mendulang poin di ranking FIFA. Terlebih, dua lawan yang bakal dihadapi yakni Singapura (152) dan Kamboja (117) secara ranking berada di bawah Indonesia yang kini menduduki posisi 106 dunia.
Let’s go, Garuda Pertiwi!
