Timnas Wanita Spanyol Sepakat Akhiri Boikot usai Pemerintah Janjikan Hal Ini

21 September 2023 10:34 WIB
·
waktu baca 2 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Selebrasi pemain Spanyol merayakan kemenangannya di Final Piala Dunia Wanita FIFA di Stadion Australia, Sydney, Australia. Foto: Carl Recine/Reuters
zoom-in-whitePerbesar
Selebrasi pemain Spanyol merayakan kemenangannya di Final Piala Dunia Wanita FIFA di Stadion Australia, Sydney, Australia. Foto: Carl Recine/Reuters
ADVERTISEMENT
Aksi boikot yang dilakukan pemain Timnas Wanita Spanyol resmi berakhir. Hal itu terjadi usai Pemerintah Spanyol menjanjikan sejumlah hal kepada skuad La Roja dalam pertemuan yang berlangsung pada Rabu (20/9).
ADVERTISEMENT
Diwartakan The Guardian, pemain Timnas Wanita Spanyol melakukan pertemuan dengan federasi, Pemerintah Spanyol, dan Dewan Tinggi Olahraga Spanyol (CSD). Pertemuan yang berlangsung selama tujuh jam itu menghasilkan beberapa kesepakatan.
Pemerintah Spanyol kabarnya bakal menepati sejumlah tuntutan yang disuarakan pemain Timnas Wanita Spanyol. Salah satunya yakni melakukan perubahan secara struktural di tubuh Federasi Sepak Bola Spanyol (RFEF).
Dalam laporan yang sama, The Guardian juga menyebut bahwa federasi telah memecat sejumlah pejabat tingginya. Setidaknya ada enam hingga sembilan pejabat senior yang disingkirkan, termasuk Sekjen RFEF, Andreau Camps.
Beberapa nama pejabat yang dipecat merupakan saran dari penggawa La Roja. Pemain meyakini sejumlah orang-orang terdekat Luis Rubiales dan Jorge Vilda masih ada di RFEF.
Selebrasi pemain Spanyol merayakan kemenangannya di Final Piala Dunia Wanita FIFA di Stadion Australia, Sydney, Australia. Foto: Carl Recine/Reuters
Adapun aksi boikot yang dilakukan para pemain dimulai pada pekan lalu. Sekitar 41 pemain menolak berseragam Spanyol dan menuntut agar RFEF melakukan perombakan di kepengurusannya.
ADVERTISEMENT
Bahkan, puluhan pemain itu sempat berselisih ketika dipanggil oleh pelatih La Roja, Montse Tome pada Senin (18/9) guna mengikuti UEFA Women's Nations League. Mereka enggan bergabung sebelum RFEF melakukan "bersih-bersih" dari orang terdekat Rubiales dan Vilda.
Mayoritas pemain memang sepakat mengakhiri boikot usai melakoni pertemuan dengan federasi. Namun, ada dua pemain yang mundur dari Timnas Spanyol, mereka adalah Patri Guijarro dan Mapi Leon. Keduanya beralasan lebih mengutamakan kesehatan mental.
"Situasi saya dan Patri berbeda dengan rekan satu tim kami yang lain. Kami sudah tahu bahwa ini bukanlah cara yang tepat untuk kembali (ke timnas Spanyol), dan kami tidak berada dalam kondisi yang tepat," ucap Leon soal pengunduran dirinya dari skuad La Roja, dikutip dari The Guardian.
ADVERTISEMENT
"(Tapi) kami senang karena nyatanya perubahan sedang dilakukan," sambung Leon.
Selain melakukan sejumlah perubahan struktural, RFEF juga kini bakal melakukan rebrand nama Timnas Wanita Spanyol. Nantinya, baik tim pria atau wanita, akan menggunakan sebutan "Timnas Sepak Bola Spanyol".