Kumparan Logo

Timo Scheunemann Sebut Jebolan MilkLife Soccer jadi Pilar Timnas Wanita U-16

kumparanBOLANITA

ยทwaktu baca 2 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ujung tombak tim HydroPlus Strikers, Kesya A. M. Nian sukses mencetak 5 gol di tiga pertandingan hari perdana JSSL Singapore 7's yang berlangsung pada Kamis (16/4) di The Arena Singapura. Foto: Dok. MilkLife Soccer Challenge
zoom-in-whitePerbesar
Ujung tombak tim HydroPlus Strikers, Kesya A. M. Nian sukses mencetak 5 gol di tiga pertandingan hari perdana JSSL Singapore 7's yang berlangsung pada Kamis (16/4) di The Arena Singapura. Foto: Dok. MilkLife Soccer Challenge

Pelatih Timnas Wanita Indonesia U-16, Timo Scheunemann, menilai tiga pemain jebolan MilkLife Soccer Challenge bisa bersaing dengan baik di skuad 'Garuda Muda Pertiwi'. Ketiga pemain tersebut bahkan disebut jadi pilar Timnas U-16.

Saat ini, ada tiga pemain jebolan MilkLife Soccer Challenge yang turut serta dalam pemusatan latihan (TC). Mereka kini menjalani TC di Solo jelang Piala AFF Wanita U-16 2025.

Tiga pemain tersebut yakni Albianca Raula (MLSC Jakarta), Keysa Arabela (MLSC Surabaya), dan Ayla Dva (MLSC Yogyakarta). Yang menarik, usia mereka masih 13-14 tahun di tim U-16 besutan Coach Timo.

Kendati tergolong lebih muda dibanding rekan-rekannya yang lain, tiga pemain tersebut disebut bisa bersaing dengan pemain-pemain yang punya usia di atasnya. Coach Timo pun memuji kemampuan Albianca, Kesya, dan Ayla di TC U-16.

Guna menuai hasil positif dalam turnamen JSSL Singapore 7's, tim MilkLife Shakers dan HydroPlus Strikers menjalani pemusatan latihan dari 6 hingga 14 April di Supersoccer Arena, Kudus di bawah komando Timo Scheunemann. Foto: Dok. MilkLife Soccer

"Mereka bisa bersaing. Mereka termasuk pilar. Jadi itu yang saya lihat sangat-sangat positif," ucap Timo Scheunemann kepada kumparanBOLANITA, Minggu (10/8).

Menurut Coach Timo, kemampuan ketiga pemain tersebut tak lepas dari MilkLife Soccer Challenge. Menurutnya, turnamen yang bertujuan untuk memassalkan sepak bola putri tersebut sudah mulai menunjukkan hasil.

Di saat yang bersamaan, ekosistem sepak bola putri juga makin terlihat berkat turnamen yang dibuat oleh Bakti Olahraga Djarum Foundation itu.

"Nah Piala Pertiwi kan kita juga lihat tuh. Piala Pertiwi U-14 pesertanya lebih banyak dan lebih bagus kualitasnya dibandingkan Piala Pertiwi U-16. Kenapa? Mereka naik dari MilkLife nih. Jadi ekosistemnya udah berjalan nih. Sudah berjalan gitu. Tapi karena dari bawah ke atas, ya memang dibutuhkan waktu. Harus sabar sampai kita memetik hasilnya," tutur Timo Scheunemann.

"Jadi jangan disamain dengan cowok dong ya. Pada ngomong proses-proses melulu. Nggak, kita mulai dari nol. Kita tiga tahun lalu mulai di Kudus dengan satu pemain cewek main bola. Sekarang ada 2.200 loh di Kudus. Sekarang delapan kota tahun lalu 18.000 pemain cewek loh. Jadi itu dari nol," sambungnya.

Pesepak bola Timnas Indonesia putri U-16 mengikuti sesi latihan pemanasan di pemusatan latihan bersama di Supersoccer Arena, Kudus, Jawa Tengah, Selasa (22/7/2025). Foto: Nirza/ANTARA FOTO

Saat ini, berdasarkan rilis PSSI, ada 24 pemain yang mengikuti TC Timnas Wanita U-16 di Solo. Mereka akan menjalani pemusatan latihan hingga 17 Agustus mendatang.

Di babak grup, Indonesia akan berhadapan dengan Malaysia dan Timor Leste di Piala AFF Wanita. Turnamen ini akan dihelat di Stadion Manahan, Solo pada 20-29 Agustus mendatang.