Tunjuk-tunjukkan Penalti, Claudia: Shafira & Zahmus Dorong Aku yang Tendang
·waktu baca 2 menit

Dalam pertandingan Timnas Wanita Indonesia melawan Singapura Selasa (28/5) kemarin, Indonesia mendapat hadiah penalti saat sedang unggul 3-1. Menerima umpan dari sayap kanan, Claudia menerima bola lewat sebuah first touch cantik dan langsung menusuk ke kotak penalti lawan.
Tapi baru saja memasuki area penalti, ia dilanggar oleh pemain bernomor punggung 10 dari Singapura, Irsalina Irwan. Tak menunggu lama, wasit menunjuk titik penalti.
Nah, di titik itu, sempat terjadi insiden menarik antara Claudia Scheunemann yang berusia 15 tahun dan rekan-rekannya yang lebih senior di Timnas Wanita Indonesia. Claudia mengaku hendak menyerahkan bola ke Shafira Ika, kapten timnas, untuk melakukan tendangan penalti. Meski begitu, tawarannya itu ternyata ditolak Shafira.
“Pas mau nendang penalti, kan Clau yang dapet penalti, awalnya mau kasih ke Shafira Ika karena dia kapten kan. Tapi sama Shafira sama Zahmus (Zahra Muzdalifah) suruh mentalnya kuat trus tendang,” ujar Claudia saat kepada wartawan, Selasa (28/5). Indonesia melaju terus dan menang 5-1 di akhir pertandingan.
Zahra, striker Timnas Wanita Indonesia yang kini bermain di Cerezo Osaka, Jepang, juga membenarkan cerita Claudia. Dia bilang, para pemain yang lebih muda perlu pengalaman yang lebih banyak untuk makin berkembang secara mental.
“Biar mentalnya anak kecil ini makin naik ke depannya, kita (pemain) senior udah biasa kan. Anak-anak muda ini mentalnya biar ke depannya makin gagah,” ujar Zahra usai laga. Zahra memang termasuk senior di Timnas Wanita Indonesia.
Ia telah bermain untuk Timnas Indonesia senior setidaknya sejak 2018. Saat itu ia baru 17 tahun. Mungkin, karena itulah ia tahu betapa pemain muda butuh dukungan para seniornya.
“Aku paling nggak suka banget namanya senioritas. Mau kamu muda atau tua, kalau kamu punya kemampuan kita sama-sama bareng,” ujar Zahra.
