kumparan
17 April 2018 13:25

10 Makanan Sehat Thailand yang Patut Dicoba

Som tam (Foto: Thinkstock)
Para pecinta masakan Thailand mungkin sudah tidak asing dengan varian bahan dan bumbu yang digunakan dalam masakan dari Negeri Gajah Putih. Didominasi aneka seafood dengan cita rasa pedas yang menyegarkan, lezatnya sajian khas Thailand telah dikenal di berbagai negara. Sebut saja Tom Yum yang pedas dan segar, Pad Thai yaitu mi seafood yang gurih, hingga nasi goreng Thailand yang unik.
ADVERTISEMENT
Selain hidangan populer tersebut, Thailand juga memiliki sajian lain yang tak kalah menggiurkan. Masih berada di wilayah tropis, sajian khas dari Thailand sarat akan berbagai macam sayuran segar yang pastinya menyehatkan.
Dilansir The Culture Trip, berikut ini kumparan (kumparan.com) rangkum tujuh sajian sehat khas Thailand yang patut dicoba. Apa saja?
1. Som Tam
Loading Instagram...
Som tam atau salad pepaya merupakan sajian khas Thailand yang terdiri dari irisan tipis pepaya muda, kacang panjang, tomat, dan kacang sangrai yang ditumbuk kasar. Biasanya Som Tam disajikan bersama saus asam-manis dari campuran brown sugar, cabai, dan udang kering.
Selain Som Tam dengan rasa asam-manis, ada beberapa versi Som tam lain yang populer di Thailand. Seperti Som Tam Thai bercita rasa asam tanpa tambahan gula, Som Tam Boo Pla Ra yang ditambah suwiran ikan atau kepiting, dan Som Tam Laos yang bercita rasa kuat karena adanya tambahan pasta udang.
ADVERTISEMENT
2. Yum Ma Muang
Loading Instagram...
Hampir sama dengan Som Tam, bedanya Yum Ma Muang menggunakan parutan mangga muda yang asam menyegarkan. Selain itu saus Yum Ma Muang juga lebih gurih karena terbuat dari campuran brown sugar, air lemon, dan saus ikan. Untuk menambah kelezatan, tak jarang Yum Ma Muang juga disajikan bersama udang rebus atau suwiran ikan goreng.
3. Yum Talay
Loading Instagram...
Bagi kamu pecinta seafood dan salad, wajib mencicipi Yum talay atau salad seafood bila berkunjung ke Negeri Gajah Putih. Sesuai namanya, Yum Talay terdiri dari campuran sayur dan buah seperti parutan mangga, wortel, rumput laut, dan tomat yang dikombinasikan dengan aneka seafood rebus. Tak jarang salad bersaus asam-pedas ini juga menambahkan sayuran hijau lain seperti daun selada, coriander, dan irisan serai.
ADVERTISEMENT
4. Kaeng Liang
Loading Instagram...
Hampir sama seperti sup bening khas Indonesia, Kaeng liang merupakan sajian sup Thailand berisi udang, jagung muda, jamur, labu kuning, dan daun kemangi yang direbus bersama kaldu ayam. Sebagai penambah rasa, biasanya sup hangat ini dikombinasikan bersama pasta udang dan saus ikan gurih. Selain menyegarkan, Kaeng Liang disebut-sebut sebagai salah satu sajian khas Thailand yang paling sehat dan rendah lemak.
5. Khao Man Gai
Loading Instagram...
Sekilas, Khao Man Gai terlihat sangat mirip dengan Nasi Ayam Hainan khas sajian Tionghoa. Terdiri dari ayam yang direbus bersama rempah-rempah, sajian sarat protein dan karbohidrat ini dapat dengan mudah ditemukan di berbagai restoran di Thailand dengan harga terjangkau. Untuk menambah rasa, biasanya Khao Man Gai disajikan bersama taburan coriander atau daun ketumbar dan saus pedas khas Thailand.
ADVERTISEMENT
6. Nam Prik
Loading Instagram...
Nam Prik sebenarnya adalah sejenis saus seafood khas Thailand yang disajikan sebagai saus cocolan. Terbuat dari campuran pasta udang, cabai, bawang, air lemon, dan potongan udang, biasanya Nam Prik disajikan bersama aneka sayuran rebus. Selain rasanya yang segar, sajian Nam Prik berpadu sayuran rebus ini dinilai sangat sehat dan dapat dimanfaatkan sebagai menu diet yang murah.
7. Khao Yam
Loading Instagram...
Satu lagi sajian salad khas Thailand yang unik dan menyehatkan. Tak seperti salad lain yang menggunakan aneka sayuran, Khao Yam menambahkan nasi yang dikukus bersama ekstrak bunga telang berwarna ungu sebagai bahan utamanya.
Terdiri dari nasi bercampur tauge, kacang panjang, timun, dan cacahan batang serai bertabur kelapa sangrai dan cabai bubuk, Khao Yam menjadi salah satu sajian khas Negeri Gajah Putih yang sehat dan ramah bagi vegetarian.
ADVERTISEMENT
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan