Kumparan Logo

5 Bahaya yang Mengintai Kesehatan Bila Mengonsumsi Minuman Soda Setiap Hari

kumparanFOODverified-green

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi wanita minum soda. Foto: Shutter Stock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi wanita minum soda. Foto: Shutter Stock

Sensasi segar dan rasa manis dari minuman soda memang mampu membuat kita ketagihan. Enggak heran kalau minuman segar ini menjadi pilihan menarik untuk melepas dahaga. Selain itu, untuk mendapatkan minuman soda juga tak sulit, kita bisa menemukannya mulai dari di supermarket hingga restoran terdekat.

Namun, di balik rasanya yang nikmat, kamu perlu tahu kalau mengonsumsi minuman ini secara rutin bisa mengganggu kesehatan. Kamu perlu mempertimbangkan segala masalah kesehatan khususnya dalam jangka panjang sebelum membuka kaleng soda selanjutnya.

Simak ulasan selengkapnya mengenai bahaya minuman segar ini setiap hari berikut ini, seperti dilansir Eat This.

1. Menimbulkan banyak gangguan kesehatan

Ilustrasi minuman soda mengandung banyak gula Foto: dok.shutterstock

"Soda jauh dari kata sehat," kata Gina McArdle, RDN, LDN, ahli gizi ahli diet terdaftar di Geisinger Community Medical Center. McArdle juga menegaskan bahwa soda dan minuman manis merupakan penyebab beberapa gangguan kesehatan, terutama obesitas. Terlebih, asupan kalori yang tinggi bisa menyebabkan penambahan berat badan dan sindrom metabolik, yang berhubungan dengan penyakit jantung serta diabetes.

Salah satu penelitian meta-analisis dari 11 studi, yang melibatkan 310.819 peserta, menemukan bahwa orang yang minum satu hingga dua porsi minuman soda setiap hari, memiliki risiko 26 persen lebih besar terkena diabetes tipe 2 daripada orang yang tidak minum sama sekali.

Jurnal Circulation juga menemukan bahwa semakin banyak minuman manis yang dikonsumsi orang, semakin tinggi risiko kematian karena penyakit kardiovaskular.

2. Menambah berat badan

Ilustrasi timbangan berat badan naik. Foto: Shutter Stock

Dalam studi American Journal of Clinical Nutrition, penelitian bertahun-tahun yang diikuti lebih dari 50.000 perawat, menemukan bahwa perempuan yang meningkatkan konsumsi minuman manis terutama minuman bersoda, dan mempertahankan konsumsinya selama empat tahun, berat badannya naik 8 kilogram.

Sebaliknya, perbedaan cukup signifikan terjadi pada perempuan yang mengurangi asupan gula dan soda selama periode yang sama, hanya naik tiga kilogram. Jadi, mengurangi konsumsi soda baik untuk menjaga berat badanmu, lho!

3. Berefek buruk pada fungsi otak

Ibu hamil sakit kepala Foto: Shutterstock

Minum soda dapat menimbulkan penyusutan otak di kemudian hari. Semakin banyak soda manis yang diminum seseorang, semakin buruk hasil tes memorinya. Hal tersebut telah diteliti dalam jurnal alzheimer and Demensia, memantau 4.000 orang dewasa paruh baya dengan memberi tes memori dan pemindaian otak.

4. Meningkatkan jumlah jenis lemak berbahaya

Ilustrasi minuman soda Foto: Shutter Stock

Ketika seorang berat badannya bertambah akibat minum soda, itu berarti jumlah jenis lemak visceral juga turut meningkat. Lemak visceral, yang membungkus organ vital, muncul akibat konsumsi minuman tinggi fruktosa, salah satu pemanis yang paling umum dalam soda. Hal tersebut dapat menimbulkan gangguan metabolisme; seperti resistensi insulin, trigliserida tinggi, peradangan, atau diabetes.

5. Penuaan dini

Batasi kalori untuk memperlambat penuaan Foto: Thinkstock

Studi American Journal of Public Health menyatakan bahwa konsumsi 600 mililiter atau sama dengan dua kaleng soda manis setiap hari bisa menimbulkan efek penuaan 4,6 tahun, dibanding orang yang tidak mengonsumsi minuman soda atau yang dimaniskan dengan gula.

Reporter: Natashia Loi

embed from external kumparan