Kumparan Logo

5 Efek Kesehatan dari Terlalu Banyak Mengonsumsi Kayu Manis

kumparanFOODverified-green

comment
5
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ceylon cinnamon Foto: Shutter Stock
zoom-in-whitePerbesar
Ceylon cinnamon Foto: Shutter Stock

Rempah seperti kayu manis memang enak untuk dijadikan tambahan dalam makanan, kue, hingga minuman segar. Wanginya yang khas bisa membuat kita lebih berselera kala menyantapnya.

Sayangnya, dikutip dari Healthline, meski kayu manis mengandung segudang manfaat kesehatan, tapi ternyata jika dikonsumsi berlebihan maka akan berefek buruk bagi tubuh. Ini karena, kayu manis mengandung senyawa kumarin yang dalam beberapa penelitian bisa meningkatkan berbagai risiko penyakit.

Lantas, apa saja bahaya kalau mengonsumsi kayu manis terlalu banyak? Berikut kumparan rangkum khusus buat kamu.

1. Menyebabkan kerusakan hati

Cassia cinnamon Foto: Shutter Stock

Kayu manis yang biasa kita temukan di pasar mengandung sekitar 7-18 miligram kumarin per sendok tehnya. Sayangnya, penelitian dalam jurnal Human Toxicology mengungkapkan, bahwa terlalu banyak mengonsumsi makanan yang mengandung kumarin dapat menyebabkan keracunan dan kerusakan hati.

Penelitian lain bahkan telah membuktikan, pada perempuan berusia 73 tahun yang mengonsumsi suplemen kayu manis selama seminggu, mendadak terserang infeksi hati akibat dosis kumarin yang tinggi.

2. Menimbulkan beberapa masalah di mulut

Ilustrasi ibu hamil sariawan Foto: Shutterstock

Beberapa penelitian yang diterbitkan jurnal PubMed menemukan, seseorang pernah mengalami sariawan karena mengonsumsi rempah harum satu ini.

Bukan cuma itu, kandungan senyawa cinnamaldehyde yang juga terdapat dalam kayu manis, bisa memicu sejumlah alergi di mulut. Mulai dari pembengkakan gusi, bercak putih di mulut, hingga menimbulkan sensasi terbakar atau gatal.

3. Memicu risiko gula darah rendah

com-Alat cek gula darah. Foto: Shutterstock

Gula darah terlalu tinggi memang membahayakan bagi kesehatan. Tapi, gula darah yang terlalu rendah juga bisa menjadi mala petaka, istilah penyakitnya hipoglikemia.

Beberapa penelitian pun membuktikan bahwa kayu manis memiliki kemampuan untuk menurunkan kadar gula darah. Ini tentu akan terjadi bila kita mengonsumsinya dalam jumlah berlebihan. Kalau dalam jumlah normal, kayu manis justru bermanfaat dalam mengontrol gula darah.

4. Mengganggu pernapasan

Ilustrasi sesak napas Foto: dok.shutterstock

Sebuah penelitian yang dilakukan National Center for Biotechnology NIH menemukan, senyawa cinnamaldehyde dapat mengganggu pernapasan. beberapa masalah pernapasan yang bisa ditimbulkan bila terlalu banyak makan kayu manis itu adalah batuk, tersedak, dan sesak.

5. Memengaruhi kinerja obat-obatan

Ilustrasi obat-obatan yang harus dibawa ketika traveling. Foto: Shutter Stock

Bagi kamu yang sedang mengonsumsi obat secara rutin, sebaiknya hindari dahulu kayu manis. Sebab, beberapa penelitian menemukan senyawa dalam kayu manis dapat bereaksi terhadap jenis obat-obatan tertentu.

Contohnya, kayu manis berisiko memengaruhi kerusakan hati pada mereka yang mengonsumsi parasetamol, acetaminophen, dan statin.

Untuk itu, kita hanya disarankan mengonsumsi kayu manis dengan jumlah kumarin 0,01 per kilogramnya. Sebagai catatan tambahan, biasanya satu sendok teh (2,5 gram) kayu manis bisa mengandung 7-18 miligram kumarin.

embed from external kumparan

***

Yuk! bantu donasi atasi dampak corona.