Tentang KamiPedoman Media SiberKetentuan & Kebijakan PrivasiPanduan KomunitasPeringkat PenulisCara Menulis di kumparanInformasi Kerja SamaBantuanIklanKarir
2025 ยฉ PT Dynamo Media Network
Version 1.100.8
30 Ramadhan 1446 HMinggu, 30 Maret 2025
Jakarta
imsak04:10
subuh04:25
terbit05:30
dzuhur11:30
ashar14:45
maghrib17:30
isya18:45
5 Kafe di Kota Lama Semarang yang Menyuguhkan Suasana Tempo Dulu
20 Februari 2018 12:22 WIB
Diperbarui 14 Maret 2019 21:11 WIB

ADVERTISEMENT
Menjadi ibukota provinsi Jawa Tengah, membuat Semarang memiliki daya tarik tersendiri untuk dikunjungi. Salah satu kawasan yang menjadi tujuan utama bagi wisatawan adalah Kota Lama. Kawasan yang dipenuhi dengan bangunan-bangunan lama peninggalan Belanda ini memang menjadi ikon dari Kota Semarang.
ADVERTISEMENT
Selain terkenal dengan bangunan zaman kolonialnya yang khas, kawasan Kota Lama juga memiliki beragam destinasi kuliner. Tak hanya dapat menikmati kuliner khas Semarang, kamu juga akan dimanjakan dengan suasana zaman kolonial yang sangat terasa dan membuatmu betah berlama-lama. Sangat cocok bila kamu ingin berkumpul bersama teman atau keluarga dengan suasana yang berbeda.
Berikut kumparan (kumparan.com) rangkum lima kafe di kawasan Kota Lama yang menawarkan suasana tempo dulu:
1. Tekodeko Koffiehuis
Menempati salah satu bangunan tua yang ada di kawasan Kota Lama, Tekodeko menjadi salah satu destinasi kafe yang cukup populer di Semarang.Terdiri dari dua lantai, kafe yang satu ini memiliki pilihan ruangan indoor dan outdoor.
Dekorasi dengan konsep klasik zaman kolonial Belanda semakin memperkuat suasana Kota Lama di kafe ini. Bahkan, sebelum kafe ini dibangun, pemilik kafe sempat berkonsultasi dengan pakar cagar budaya karena sulitnya izin untuk memugar bangunan di Kota Lama.
ADVERTISEMENT
Berbagai menu mulai dari appetizer, pasta, nasi, dessert, dan berbagai jenis minuman segar dapat kamu nikmati disini mulai dari Rp 8 ribu hingga Rp 55 ribu.
2. Spiegel Bar & Bistro
Berlokasi di samping Gereja Blenduk Semarang, suasana Eropa klasik sangat kental terasa. Dekorasi lantainya yang terbuat dari kayu dan pencahayaan temaram serta alunan musik yang disuguhkan membuat kita seakan sedang berada di Eropa.
Tak hanya itu, kamu juga bisa menikmati pemandangan dari Kota Lama di lantai dua kafe ini. Selain menyuguhkan berbagai minuman, aneka menu western seperti Salmon Steak dan Chicken Tikka Masala dapat kamu cicipi dengan harga mulai dari Rp 45 ribu hingga Rp 150 ribu.
ADVERTISEMENT
3. Retro Cafe
Sesuai dengan namanya, kafe ini mengusung konsep retro untuk dekorasi ruangannya. Berbagai koleksi barang barang antik seperti sepeda, jam dinding, mesin jahit hingga sepeda motor antik yang menghiasi ruangan ditambah alunan musik tahun 80-an semakin memperkuat suasana tempo dulu.
Menu yang ditawarkan di Retro Cafe cukup bervariasi, mulai dari makanan ringan, makanan berat, hingga aneka jenis kopi. Hanya dengan harga mulai dari Rp 5 ribu hingga Rp 26 ribu, kamu sudah bisa menyantap makanan sambil berfoto dengan latar kafe yang bernuansa vintage.
4. Library Cafe John Dijkstra
Jika kamu hobi membaca, maka kafe yang satu ini sangat cocok untuk kamu kunjungi. Tak hanya menyediakan berbagai macam buku yang dapat dibaca secara gratis, suasana tempo dulu di Library Cafe John Dijkstra ini sangat terasa.
ADVERTISEMENT
Menempati lantai dua sebuah gedung kuno bekas rumah pelayanan sosial, Library Cafe John Dijkstra ini memiliki lebih dari 500 judul buku berbagai jenis dan genre. Berlokasi di samping gedung Spiegel, kafe ini menjadi salah satu tempat yang sering digunakan untuk berdiskusi atau sekadar berkumpul. Berbagai jenis menu juga dapat kamu nikmati dengan harga mulai dari Rp 12 ribu hingga Rp 18 ribu saja.
5. MGM Cafe Gallery
Terkenal dengan patung semut raksasa yang bertengger pada atap bangunan, MGM Cafe Gallery menyuguhkan suasana tempo dulu dengan kemegahan arsitektur bangunan Eropa-nya. Ruangannya yang luas juga sering digunakan untuk berbagai acara seperti reuni atau ulang tahun. Dengan harga mulai dari Rp 18 ribu hingga Rp 55 ribu, kamu sudah bisa menyantap makananmu dengan suasana Eropa yang kental.
ADVERTISEMENT