5 Kesalahan yang Harus Dihindari Saat Memanggang Makanan

Memasak dengan cara memanggang tidak bisa sembarangan, kita membutuhkan tips memasak yang tepat agar masakan tidak jadi gosong. Metode memasak ini juga diklaim lebih sehat, karena tidak menggunakan minyak dan rendah kolesterol. Selain itu, asap yang dihasilkan dari panggangan juga mampu menambah aroma dan memperkaya cita rasa suatu sajian.
Bukan hanya itu, tekstur yang dihasilkan pun lembut dan empuk dibandingkan menggorengnya. Kendati demikian, diperlukan teknik memanggang yang tepat untuk dapat menghasilkan sajian bercita rasa nikmat. Salah-salah, hanya bagian luarnya saja yang kering dan gosong, namun serat dagingnya masih keras dan mentah.
Dilansir delish, berikut lima tips memasak yang harus dihindari saat memanggang makanan agar tak gosong dan matang sempurna:
1. Terburu-buru menyalakan api

Saat hendak memanggang makanan, sebaiknya nyalakan api secara perlahan. Bakar koran hingga berwarna abu-abu, baru sebarkan ke seluruh permukaan arang untuk memanaskannya.
Selain itu, tunggu hingga arang memerah dan suhunya mulai panas, baru gunakan untuk memanggang makanan. Dengan begitu, api panggangan akan lebih stabil dan tak mudah padam.
2. Memanggang daging yang masih beku

Kesalahan utama yang sering dilakukan oleh orang-orang saat memanggang daging adalah langsung memasaknya tanpa menunggu suhunya turun terlebih dahulu. Ya, mereka kerap terburu-buru meletakkan daging beku yang baru saja dikeluarkan dari kulkas ke atas panggangan, sehingga menyebabkan bagian dalamnya kurang matang.
Sebaiknya, diamkan daging terlebih dahulu pada suhu ruangan selama beberapa saat hingga teksturnya agak melunak, baru kemudian dipanggang.
3. Panggangan masih kurang panas

Sebaiknya, panaskan terlebih dahulu panggangan yang akan kamu pakai sebelum meletakkan makanan di atasnya, apalagi bila hendak memanggang daging. Suhu tinggi akan menciptakan lapisan luar steak yang renyah, namun dengan serat daging yang masih juicy.
Panggangan yang kurang panas bukannya membuat steak terpanggang, tapi malah seperti mengukusnya. Air pada daging akan menguap, dan hanya menghasilkan seonggok daging kering yang kurang nikmat disantap.
4. Sering membolak-balik makanan

Jangan pernah membolak-balik makanan--terutama daging, saat sedang memanggangnya. Melakukan cara tersebut hanya akan membuat tingkat kematangannya tidak merata, dan dapat menghancurkan tekstur dari daging.
Diamkan saja daging di atas panggangan selama tiga hingga empat menit, sampai terbentuk kerak di permukaan kulit daging yang bersentuhan langsung dengan panggangan. Semakin jarang dibolak-balik, proses memasaknya justru akan semakin cepat, dan cita rasanya semakin nikmat pula.
5. Meletakkan terlalu banyak makanan dalam satu panggangan

Kegiatan memanggang makanan atau barbeque memang kerap dilakukan di tengah acara berkumpul bersama. Meski begitu, bukan berarti kita harus memanggang seluruh sajian makanan sekaligus.
Memanggang berbagai jenis makanan dalam waktu yang sama akan membuat tingkat kematangannya berbeda-beda. Bila ingin memangkas waktu, sebaiknya, masak beberapa makanan yang jenisnya sama (misalnya, daging burger saja). Tak hanya dapat dipastikan bahwa seluruh makanan itu matang dengan sempurna, memisahkan berbagai jenis makanan tersebut juga dapat mencegahnya terkontaminasi dengan makanan lain.
