kumparan
16 Nov 2018 18:06 WIB

5 Makanan Enak Khas Peru Ini Bisa Bikin Ngiler

Makanan khasPeru (Foto: Shutter Stock)
Peru ternyata punya banyak makanan khas yang bisa jadi daya tarik bagi siapa pun. Beberapa makanannya enak-enak, sehingga melihatnya saja bisa bikin ngiler.
ADVERTISEMENT
Beberapa waktu lalu kumparanFOOD diundang dalam acara Peru Cultural Morning oleh istri Duta Besar Republik Peru untuk Indonesia, Madame Susan Santos de Cardenas di kediamannya, Perumahan Permata Hijau, Jl Mas Putih, Jakarta Selatan. Nah, dalam kesempatan itu, kami dijamu aneka makanan asal Peru.
Ternyata makanan khas Peru rasanya pas di lidah orang Indonesia. Bahkan mereka juga suka mengolah masakan dengan cabai. Sama kan seperti kita?
Disimak bersama yuk, beberapa makanan asal Peru yang benar-benar bisa bikin ngiler.
1. Tiradito, Sashimi ala Peru
Tiradito, Makanan khasPeru (Foto: Nurvita Indarini/ kumparan)
Peru adalah negeri yang banyak didatangi bangsa pendatang. Hal itu berdampak pada berbagai hal, salah satunya pada kulinernya. Tidak heran, di Peru ada beberapa makanan yang lahir dari percampuran budaya Peru dengan negara lainnya. Salah satunya adalah tiradito alias sashimi ala Peru yang merupakan perkawinan ceviche Peru dengan sashimi Jepang.
ADVERTISEMENT
Ada 3 bumbu penting dalam sajian tiradito yakni garam, merica, dan air lemon. Jadi daging ikan segar yang dipotong tipis akan tergenang dalam air lemon yang agak pedas. Cira rasa pedas dan asam akan membuat daging ikan terasa lebih segar.
Beberapa tiradito disajikan dengan rasa lebih pedas karena ditambahkan jalapeno lokal dan cabai habanero, serta jahe. Tiradito disajikan dengan irisan daun bawang di atasnya. Kamu lebih suka yang pedas atau yang tidak?
2. Arroz Con Pollo
Makanan khasPeru (Foto: Nurvita Indarini/ kumparan)
Arroz con pollo merupakan khas Peru yang mirip nasi goreng. Ayam pada nasi goreng yang biasa kita makan disuwir tipis, tapi arroz con pollo menggunakan daging ayam yang dipotong dengan ukuran lebih besar.
Arroz con pollo yang kumparanFOOD makan di kediaman Dubes Peru untuk Indonesia, dimasak menggunakan saus cilantro, sehingga ada semburat warna hijau pada nasinya. Cilantro atau coriander adalah tanaman mirip parsley yang memiliki rasa segar dan dingin sehingga banyak digunakan untuk masakan Latin yang bercita rasa pedas.
ADVERTISEMENT
Arroz con pollo juga dimasak dengan taburan jagung manis dan wortel yang dipotong dadu. Rasanya mirip dengan nasi goreng, hanya saja rempah-rempahnya lebih terasa.
3. Tallarin Saltado
Tallarin saltado, Makanan khasPeru (Foto: Instagram @laguerillagb)
Makanan khas Peru lainnya adalah tallarin saltado yang sekilas penampakannya mirip dengan mi goreng yang sering kita makan, namun kaya akan daging sapi yang dipotong memanjang. Tallarin saltado dimasak dengan campuran potongan tomat, bawang bombai, kecap, cuka, dan daun bawang.
Tallarin saltado sering disajikan sebagai makanan pembuka maupun sebagai menu utama.
4. Solterito de Quinoa
Solterito de Quinoa, Makanan khasPeru (Foto: Nurvita Indarini/ kumparan)
Makanan khas Peru selanjutnya yang sehat dan bikin ngiler adalah solterito de quinoa alias salad quinoa.
Di Peru, quinoa adalah salah satu biji-bijian yang banyak ditemukan dan diyakini punya nilai gizi tinggi. Salad quinoa yang kami makan di kediaman Dubes Peru di Jakarta, merupakan campuran jagung yang sudah dipipil, wortel yang dipotong dadu, delima, timun, alpukat, tomat, buah zaitun, dan keju.
ADVERTISEMENT
Dalam pembuatan solterito de quinoa juga sering ditambahkan cabai khas Peru atau rocoto yang bijinya sudah dibuang. Saat dimakan, ada suara 'kres-kres' dari berbagai campuran makanan tersebut. Segar dan kaya serat.
5. Papa A La Huancaina
Papa A La Huancaina, Makanan khasPeru (Foto: Shutter Stock)
Makanan khas Peru lainnya adalah papa a la huancaina. Makanan ini menggunakan bahan dasar kentang yang disiram saus huancaina yang kental.
Papa a la huancaina sering disajikan sebagai makanan pembuka. Ada paduan pedas, asin, sedikit pahit dan creamy sehingga membuat makanan ini terasa unik.
Cara membuatnya mudah, kentang direbus, lalu dipotong dengan ketebalan sekitar 1-2 cm, kemudian disiram dengan saus huancaina. Cara membuat saus huancaina juga mudah, kamu hanya perlu memblender cabai kuning (di sini yang digunakan adalah aji amarillo), minyak sayur, susu evaporasi, soda cracker, keju putih dan garam sampai lembut dan tercampur rata.
ADVERTISEMENT
Selanjutnya, potongan kentang rebus ditata di piring, lalu disiram dengan saus huancaina. Makanan ini disajikan dengan potongan telur rebus, dan dihias dengan zaitun hitam dan daun parsley cincang. Ay que rico alias enak sekali.
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan