Food & Travel
·
28 September 2020 16:00

5 Makanan yang Ditarik dari Peredaran karena Terkontaminasi Bakteri

Konten ini diproduksi oleh kumparan
5 Makanan yang Ditarik dari Peredaran karena Terkontaminasi Bakteri  (273603)
searchPerbesar
Ilustrasi bakteri salmonella Foto: dok.Shutterstock
Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat (FDA) dan Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Amerika Serikat (CDC) tahun ini cukup sering memberi peringatan terkait wabah bakteri salmonella. Penarikan nasional terbesar terjadi antara Juni hingga Agustus.
ADVERTISEMENT
Peringatan tersebut berujung pada penarikan produk yang diduga terkontaminasi bakteri penyebab berbagai penyakit hingga kematian itu. Ada juga laporan penyakit yang disebabkan oleh listeria, serta beberapa kasus alergen.
Untuk merangkum apa saja makanan yang pernah ditarik dari peredaran akibat terkontaminasi bakteri hingga menyebabkan alergi tersebut, berikut kumparan rangkum lima di antaranya, seperti dilansir Eat This.

1. Udang beku

5 Makanan yang Ditarik dari Peredaran karena Terkontaminasi Bakteri  (273604)
searchPerbesar
udang Foto: dok.pixabay
Bakteri salmonella telah ditemukan dalam produk udang beku. Berbagai ukuran udang beku yang dimasak, dikupas, dan dibuang yang didistribusikan oleh Kader Exports dan dijual dengan beberapa nama merek — Aqua Star Reserve, Censea, Fresh Market, Kirkland, Tops, Unistar, Wellsley Farms — antara Februari dan pertengahan Mei ditarik dari penjualan.
Untungnya, tak ada kasus parah yang dilaporkan terkait produk ini.
ADVERTISEMENT

2. Buah persik

5 Makanan yang Ditarik dari Peredaran karena Terkontaminasi Bakteri  (273605)
searchPerbesar
Ilustrasi Buah Peach Foto: Shutterstock/New Africa
Siapa sangka buah persik atau peach yang segar dan tampak menyehatkan juga bisa menjadi penyebab datangnya penyakit. Pada bulan Agustus, FDA memperingatkan penarikan kembali buah persik yang dikemas atau dipasok oleh Prima Wawona.
Buah-buahan yang sebelumnya berada di beberapa supermarket ternama Amerika Serikat itu, telah menyebabkan setidaknya 68 kasus penyakit.

3. Daging sapi organik

5 Makanan yang Ditarik dari Peredaran karena Terkontaminasi Bakteri  (273606)
searchPerbesar
Ilustrasi Daging Sapi Foto: Shutterstock/Stciel
Wabah yang muncul di musim panas tersebut menyebabkan sejumlah daging di Walmart dan toko-toko lainnya mengalami penarikan. Lebih dari 40.000 pon daging sapi organik yang diberi makan rumput ditarik kembali pada pertengahan Juni, karena memungkinkan kontaminasi bakteri E. coli.

4. Nugget ayam

5 Makanan yang Ditarik dari Peredaran karena Terkontaminasi Bakteri  (273607)
searchPerbesar
nugget Foto: shutterstock
Di bulan yang sama dengan penarikan daging sapi organik, makanan cepat saji yakni nugget ayam juga ditarik dari peredaran. Tepatnya, 60.000 pon nugget ayam merek Pilgrim's Pride ditarik dari peredaran karena mereka menemukan potongan-potongan kecil karet dalam daging beku.
ADVERTISEMENT

5. Jamur enoki

5 Makanan yang Ditarik dari Peredaran karena Terkontaminasi Bakteri  (273608)
searchPerbesar
Jamur enoki. Foto: flickr/Jodi Crisp
Tak hanya di Amerika, di Indonesia Pusat Penganekaragaman Konsumsi dan Keamanan Pangan (PPKKP) Kementerian Pertanian (Kementan) pada Juni lalu telah memusnahkan jamur enoki. Hal ini terjadi karena jamur impor asal Korea Green Co.LTD tersebut terbukti mengandung bakteri Listeria monocytogenes. Bakteri ini termasuk jahat yang bahkan dapat menyebabkan kematian.
Dalam laporan terakhir CDC pada 9 Juni 2020, terdapat 36 orang yang terinfeksi listeria di 17 negara. Empat di antaranya dilaporkan meninggal dunia.
Peristiwa yang kemudian berkembang di Amerika Serikat, Kanada, dan Australia tersebut dinyatakan berisiko bagi lansia, ibu hamil, anak-anak, dan mereka yang memiliki sistem kekebalan tubuh lemah.
Baca Lainnya
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020